Ingin Jajal Trans Sumatera? Ini Rest Area Pilihan dan Tips Perjalanan Aman

67
Para rider pengantar paket ke seluruh Indonesia. (Ist)
Para rider pengantar paket ke seluruh Indonesia. (Ist)

Reporter : Farida Noris

JELANG kemerdekaan Indonesia yang ke-77, penyelesaian pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) masih dikebut oleh pemerintah. Sesuai dengan tema Hari Kemerdekaan tahun ini ‘Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat’, sejak pengoperasiannya, JTTS telah membantu mempercepat pemulihan perekonomian nasional dengan memudahkan arus pengiriman barang antara Pulau Jawa dan Pulau Sumatera.

Kemudahan ini juga dirasakan oleh rider Ninja Xpress, sebagai penghubung harapan para UKM/shipper dan shopper, yang selalu siap mengantarkan paket ke 100% wilayah Indonesia termasuk wilayah Sumatera.

Terbiasa melintasi Trans Sumatera, salah satu Rider Ninja Xpress Adi Subandi berbagi informasi tempat rest area andalan dan tips aman dan nyaman selama beristirahat di rest area.

Dari 25 rest area yang sudah difungsikan di Trans Sumatera, Adi mengungkapkan bahwa Rest Area KM 49 dan Rest Area KM 215 adalah dua rest area yang menurutnya memiliki fasilitas terlengkap yang bisa menjadi pilihan pengendara. Simak yuk fasilitas kedua rest area ini:

1.Rest Area KM 49
Rest area ini masuk dalam ruas Tol Bakauheni – Terbanggi Besar dan terdapat dua rest area yaitu KM 49A dan KM 49B. Rest area ini memiliki kapasitas parkir sekitar 500 kendaraan, 58 unit toilet pria, 50 unit toilet wanita, SPBU, top up kartu e-toll dan berbagai fasilitas lainnya yang memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM).

2.Rest Area KM 215
Rest area ini masuk dalam ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka). Rest area KM 215 memiliki fasilitas diantaranya seperti toilet, masjid, ATM, bengkel, SPBU, top up kartu e-toll, minimarket, restoran, dan masih banyak fasilitas lainnya yang sudah memenuhi SPM.

Istimewanya, rest area ini juga menjadi pusat oleh-oleh produk khas Provinsi Lampung. Produk yang dijual terdiri makanan khas Lampung seperti seruit (ikan baung dengan sambal terong dan tempoyak) hingga kerajinan khas Lampung yang terbuat dari anyaman bambu (dedhek). Di sini juga sudah terdapat sekitar 58 UMKM yang berjualan termasuk makanan, minuman, minimarket dan sebagainya.

Terkait dengan keamanan, meskipun rest area biasanya dilengkapi dengan CCTV, namun Anda sebaiknya tetap waspada ketika singgah untuk beristirahat. Adi melanjutkan, beberapa tips berikut dapat diperhatikan agar Anda aman dan nyaman beristirahat di rest area:

1.Parkir mobil di area yang terang dan tidak jauh dari tempat beristirahat.
Cari tempat parkir yang dilengkapi pencahayaan cukup dan tidak begitu jauh dari lokasi Anda beristirahat, toilet, beribadah ataupun makan. Jika Anda terpaksa memarkir kendaraan di tempat yang kurang pencahayaan dan jauh dari lokasi beristirahat, Anda dapat mencari petugas keamanan/parkir dan menitipkan kendaraan agar keamanan lebih terjaga.

2.Jangan tinggalkan barang bawaan di dalam mobil.
Sebisa mungkin bawa juga barang-barang berharga keluar kendaraan ketika Anda turun untuk beristirahat. Jika Anda berencana membawa banyak barang – barang berharga, sebaiknya ada dua pengemudi sehingga ada yang menjaga kendaraan.

3.Perhatikan waktu istirahat di rest area
Meskipun kini sudah ada rest area yang dilengkapi dengan penginapan hindari untuk beristirahat terlalu lama di rest area. Sesuai imbauan Kementerian PUPR, durasi maksimal yang disarankan adalah 30 menit. Hal ini untuk mencegah kepadatan di rest area tersebut dan memberikan kesempatan pada pengendara lain untuk beristirahat. Selain itu pada ruas tol tertentu, e-toll pengendara yang melebihi durasi perjalanan yang sudah diperkirakan sistem dapat menjadi kadaluarsa. (Nor)

Berita sebelumyaHakim Perberat Hukuman Parbetor Jadi 20 Tahun
Berita berikutnyaMasuki Masa Purnabakti, Pimpinan Apel : Siapkan Kegiatan Positif Dukung Ekonomi Keluarga