Investasi Dorong Pemulihan Ekonomi Sumut

300
Workshop Capacity Building North Sumatra Invest Business Profile Challenge (NSI-BPC) 2021. (Ist)
Workshop Capacity Building North Sumatra Invest Business Profile Challenge (NSI-BPC) 2021. (Ist)

garudaonline – Investasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pemulihan ekonomi Sumatera Utara. Sebab investasi memiliki kontribusi signifikan dalam struktur perekonomian Sumatera Utara sebesar 30 persen.

“Pada awal tahun 2021, jumlah proyek investasi baik PMA (Penanaman Modal Asing) dan PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) kembali meningkat seiring dengan optimisme investor terhadap penanganan pandemi dan program vaksinasi,” kata Kepala Kantor Perwakilan BI Sumut, Soekowardojo dalam Workshop Capacity Building North Sumatra Invest Business Profile Challenge (NSI-BPC) 2021, Kamis (20/5).

Berdasarkan sektoral, tambah Soekowardojo investasi untuk PMA lebih banyak masuk di sektor listrik, gas, dan air dengan investor utama yakni Singapura dan Korea Selatan. Sementara itu, untuk PMDN lebih banyak di sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran.

“Di sisi lain, pertumbuhan kredit investasi dari perbankan pada triwulan I-2021 masih
melambat hingga -5% (yoy). Berdasarkan hasil survei BI terhadap beberapa korporasi, diketahui terdapat optimisme di kalangan pelaku usaha terhadap prospek pertumbuhan ekonomi. Ini menjadi pendorong pelaku usaha berencana untuk melakukan tambahan investasi di tahun 2021,” urainya.

Menurut Soekowardojo kinerja investasi baik PMA maupun PMDN di Sumatera Utara yang bergerak membaik masih mempunyai potensi untuk ditingkatkan khususnya investasi di sebagian besar Kabupaten/Kota di Sumatera Utara. Berdasarkan data, dari 33 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara hanya terdapat 9 Kabupaten/Kota yang realisasi PMTB-nya di atas rata-rata Sumatera Utara yang sebesar 30,8%,” sebutnya.

“Sumatera Utara memiliki potensi ekonomi yang begitu besar, seperti letak geografis yang strategis untuk perdagangan internasional, wilayah yang luas, kekayaan sumber daya alam, keindahan alam, hingga jumlah penduduk dengan usia produktif yang besar,” sebutnya.

Namun demikian, realisasi investasi antar Kabupaten/Kota di Sumatera Utara yang belum merata kemungkinan besar disebabkan oleh belum optimalnya pemetaan dan penggalian potensi investasi daerah, selain faktor marketing dan promosi investasi yang masih perlu ditingkatkan.

“Karena itu Bank Indonesia bersinergi dengan DPMPPTSP dan BAPPEDA Provinsi Sumatera Utara membentuk North Sumatra Invest (NSI) yang bertujuan untuk mengoptimalkan potensi investasi di Sumatera Utara melalui kegiatan promosi investasi dan perdagangan sehingga mendorong kegiatan ekonomi masyarakat secara keseluruhan,” ucapnya.

NSI telah disahkan berdasarkan Keputusan Gubernur Sumatera Utara pada tahun 2020. Terdapat 8 proyek investasi yang dipromosikan melalui NSI meliputi Sport Center; Rusunawa Terintegrasi dengan KEK Sei Mangkei; LRT Mebidang; KA Siantar – Parapat; Toba Caldera Resort; Kawasan Industri Kuala Tanjung; KEK Sei Mangkei; dan Kawasan Industri Medan.

“Dengan adanya kegiatan NSI-BC 2021 dapat dihasilkan proyek-proyek investasi baru di Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara yang memenuhi kriteria untuk dapat menambah khazanah proyek investasi di NSI, sehingga semakin besar peluang bagi masuknya investasi ke Sumut,” pungkasnya.

NSI bekerjasama dengan Kantor Pusat BI, kantor perwakilan BI di luar negeri, Pemerintah Pusat melalui Kementerian/Lembaga terkait, KBRI di negara-negara sahabat, Pemerintah Daerah, serta dengan pihak swasta telah dan akan terus melakukan berbagai event promosi investasi secara periodik, sekaligus menggunakan media website NSI, investment book, dan video promosi investasi.

“Selain itu, NSI juga menjadi partner bagi para pengelola proyek investasi di Sumut dalam mencari jalan keluar terhadap kendala yang dihadapi di lapangan, serta menjadikan proyek investasi sebagai proyek yang Clear and Clean (CnC), dan ready to offer,” bebernya. (NOR)

Berita sebelumyaPerawat di Langkat Meninggal Dunia Akibat Demam Tinggi
Berita berikutnyaKAI Teken MoU dengan Universitas Trisakti Terkait Penataan dan Pengembangan Stasiun di Wilayah DKI Jakarta