Jelang Tahun Baru, 110 Jalur Masuk ke Medan Disekat

121
Kepala Satlantas Polrestabes Medan AKBP Sonny W Siregar didampingi Kepala Dishub Kota Medan Iswar Lubis memberikan keterangan pers terkait penyekatan jalan

garudaonline – Medan | Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Medan bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan menutup 110 jalur masuk inti Kota Medan menjelang pergantian Tahun Baru 2022. Jalan yang disekat mulai dilakukan 31 Desember 2021 pukul 19.00 WIB sampai 1 Januari 2022 pukul 06.00 WIB.

“Seluruh jalur masuk itu merupakan jalan di tiga kecamatan, yaitu Medan Area, Medan Kota dan Medan Timur,” kata Kepala Satlantas Polrestabes Medan AKBP Sonny W Siregar didampingi Kepala Dishub Kota Medan, Iswar Lubis, Rabu (29/12/2021).

Penetapan 110 titik jalur ini, tambahnya merupakan hasil rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Medan Medan. Sebab jalur-jalur ini merupakan akses utama daerah-daerah penyangga menuju Kota Medan.

“Dengan penutupan jalur ini, diharapkan mengurangi mobilitas dan kerumunan menjelang pergantian tahun. Sekitar 1.000 personel gabungan terdiri dari Polri, TNI, Dishub, Satpol PP dan usnur kecamatan dikerahkan untuk mengawasinya. Jika didapati masyarakat yang tidak patuh, akan dipaksa putar balik,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Medan Iswar Lubis menambahkan, setiap titik jalur masuk diawasi sedikitnya empat personel.

“Sekitar 500 personel Dishub Kota Medan dikerahkan untuk mendukung kegiatan ini,” imbuhnya.

Pemerintah Kota (Pemko) Medan, lanjutnya, mengimbau masyarakat sebaiknya merayakan pergantian tahun baru di rumah masing-masing. Jangan melakukan konvoi, membuat kerumunan atau pesta kembang api di lokasi lokasi tertentu.

“Dengan penutupan jalur ini, kami mohon maaf. Ini demi kepentingan dan kebaikan kita bersama, semoga di 2022 perekonomian dan keamanan jauh lebih baik,” pungkasnya.

Adapun jalur masuk itu masing-masing Jalan Thamrin-simpang Asia, Thamrin-simpang Sutrisno, AR Hakim-Megawati, AR Hakim-simpang Bromo, AR Hakim-simpang Sutrisno, AR Hakim-simpang Timah Putih, Asia-simpang Kapten Jumhana, HM Joni-simpang AR Hakim dan Mandala by Pass-simpang Denai.

Kemudian Jalan Sisingamangaraja-simpang Sakti Lubis, Brigjen Katamso-simpang Sakti Lubis, Sisingamangaraja-simpang Halat, Sisingamangaraja-simpang Masjid Raya, Sisingamangaraja-simpang HM Joni, Sisingamangaraja-simpang Pandu, Sisingamangaraja-simpang Pelangi, Brigjen Katamso-simpang Pelangi.

Lalu Jalan Brigjen Katamso-simpang Juanda, Brigjen Katamso-simpang Masjid Raya, GM Panggabean-simpang Stadion, Pandu-simpang Pemuda, Pemuda-simpang Palang Merah, Palang Merah-simpang Perniagaan, Palang Merah-simpang Masjid, Palang Merah-simpang Ampel, Palang Merah-simpang Arab dan Mahkamah simpang Pandu Baru.

Selanjutnya Jalan MT Haryono-simpang Irian Barat, Sutrisno simpang Veteran, Sutomo-simpang HM Yamin, Perintis-simpang Gaharu, Perintis-simpang Timor serta Sutomo-simpang Perintis Kemerdekaan.

(nor)

 

Berita sebelumyaLeader Alignment Session Jadi Momentum Menyatukan Komitmen Internalisasi BerAKHLAK
Berita berikutnyaSuap Vaksinasi Covid-19 Berbayar, Dua Oknum Dokter Dihukum Berbeda