Jual Minyak Tanah Murah Marak Beredar di Kabupaten Asahan

198
Warga Kisaran yang akan membeli minyak tanah murah di Jalan Mas Mansyur Kisaran. (garudaonline/ Hamdan Rangkuti)

garudaonline-Kisaran | Setelah Pemerintah pusat mengkonversi minyak tanah ke gas elpiji, peredaran minyak tanah sulit dan langka untuk didapat.

Kalaupun ada di warung maupun pangkalan harganya lumayan mahal, mencapai Rp10.000 lebih per liter.

Namun herannya, salah seorang pengusaha penjual minyak tanah berada di Jalan Mas Mansyur Kisaran Kabupaten Asahan, menjual minyak tanah dengan harga murah.

“Di tempat itu harganya bisa Rp8.000 s/d 9.000 per liter, kalau beli banyak hargannya bisa kurang,” ungkap Nur (42), warga setempat kepada garudaonline, Sabtu (18/9/2021).

Nur yang didampingi Imah menuturkan, mereka merasa heran, mengapa harga perliternya tidak sama dengan yang dijual di warung maupun kedai.

Namun, jika diperhatikan dengan seksama kondisi minyak tanah yang dibeli di situ dengan di warung warung terdapat jauh perbedaannya.

“Kalau beli di warung menggunakan jerigen lima liter setelah terisi minyak tanah tetap terlihat hingga ke dasar jerigen. Tapi kalau di tempat itu tidak terlihat alias warna agak menghitam,” jelasnya.

Sementara, Rohiman (54), pedagang makanan keliling ditemui di seputaran Jalan Mas Mansyur juga mengatakan hal yang sama.

Dirinya menduga ada ketidakberesan minyak tanah yang dijual di Jalan Mas Mansyur dengan yang dijual di kedai maupun warung.

Pantauan garudaonline dari lokasi penjual minyak tanah murah di Jalan Mas Mansyur Kisaran, Sabtu, terlihat agak tertutup tidak seperti pangkalan maupun kedai yang menjual minyak tanah secara bebas.

Keterangan warga setempat mengenai minyak tanah yang dibeli di Jalan Mas Mansyur Kisaran tidak berbeda.

Bahkan dari para pembeli di lokasi, pemilik usaha tersebut dapat melayani penjualan minyak tanah dengan partai besar layaknya seperti Pertamina.

Padahal, sesuai Peraturan Presiden No 43/2018 tentang perubahan atas Peraturan Presiden No 191/2014 tentang penyediaan, pendistribusian dan harga jual eceran bahan bakar minyak secara jelas telah diatur. (Hans)

 

Berita sebelumyaPerkuat KS Tiga Naga di Liga 2, Niko Malau Optimis Promosi ke Liga 1
Berita berikutnyaDHC BPK ’45 Berpartisipasi Membantu Program Pemkab Langkat