Jualan Sabu di Medsos, Musleh Ritonga Diciduk Polisi Narkoba

119
Musleh ditahan di Sat Narkoba Polres Labuhanbatu. (Ist)
Musleh ditahan di Sat Narkoba Polres Labuhanbatu. (Ist)

garudaonline – Labuhanatu l Musleh Ritonga (35) warga Titi Panjang, Kelurahan Negeri Lama, Kecamatan Negeri Lama, Labuhanbatu diciduk Sat Res Narkoba Polres Labuhanbatu.

Ia merasa berjualan sabu di media sosial lebih banyak pembelinya. Ternyata tidak. Bisnis haramnya terendus polisi. Dalam postingan di media sosial, Musleh menulis “buat warga negeri Lama yang pemakai atau penikmat sabu kalau mau belik datang kamu ya ke benteng Titi Panjang, buat yang jauh melintas juga bisa singgah dijamin aman”.

Postingan tersebut langsung ditindak lanjuti polisi. Di Gang Benteng, Titi Panjang, Kecamatan Bilah Hilir, Labuhanbatu tersangka mencoba membuang 2 bungkus plastik berisi sabu.

Tersangka langsung diangkut ke Polres Labuhanbatu dengan barang bukti sabu sebanyak 4,7 gram dan dompet warna hitam.

“Dari interogasi Musleh alias Kule bahwa barang bukti diperolehnya dari seorang pria bernama Ivan. Kita coba untuk menangkap Ivan namun kemungkinan yang bersangkutan sudah mengetahuinya,” kata Kasat Res Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Martualesi Sitepu, Jumat (21/5/2021).

Kata dia lagi, tersangka Kule sudah sebulan terakhir menjual sabu. Per gram ia beli Rp750 ribu dan dijual kembali Rp850 ribu.

“Tersangka ngaku cari kerja sulit untuk membiayai isteri dan empat orang anaknya. Tersangka dijerat Pasal 114 Sub 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara,” tutur Martualesi. (DOD)

Berita sebelumyaEnggak Dikasih Uang, Boneng Ancam Ibu Pakai Pisau
Berita berikutnyaKecam Israel, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Sumut Dukung Perjuangan Rakyat Palestina