Perenang nasional, Kania Atmaja, akan beralih peran sejenak dari kolam renang ke lintasan lari. Ia akan mengikuti AirAsia RedRun 2025 di Nusa Dua, Bali, pada Minggu, 18 Mei 2025.
Keikutsertaan Kania ini menandai debutnya di kategori 10K, sebuah peningkatan dari biasanya yang hanya mengikuti lomba lari 5K. Keputusannya ini didorong oleh kesibukan yang berkurang setelah keluar dari pelatnas renang.
Mantan Atlet Renang Debut di AirAsia RedRun 2025
Kania, yang sebelumnya fokus pada karier renang, mengaku diajak untuk berpartisipasi dalam acara tersebut. Kesempatan ini pun dimanfaatkannya untuk sekaligus mengunjungi Bali.
Lomba lari 10K ini menjadi pengalaman pertamanya di kategori tersebut. Sebelumnya, ia hanya pernah mengikuti lomba lari sejauh 5K.
“Saya ikut ini awalnya diajak. Terus pas lihat ya kenapa tidak karena saya sekalian pulang Bali. Jadi ya ini pulang memang buat event lari ini saja. Lari 10k ini juga pertama buat saya. Sebelumnya cuma lari 5k saja,” ungkap Kania.
Meskipun sudah lama menyukai olahraga lari, Kania belum bisa menekuninya secara maksimal karena tuntutan latihan renang. Sebagai perenang, lari jarak jauh dinilai kurang baik untuk pergelangan kaki.
“Hobi ya sudah lama suka lari tapi kan ada pro-kontra sebagai perenang tidak boleh banyak lari kan karena tidak baik bagi engkel kita sebagai perenang. Maksimal 5K sampai 10K tapi dulu belum pernah ikut 10K juga. 2017 pertama kali saya ikut event lari,” tambah Kania.
Untuk menghadapi AirAsia RedRun 2025, Kania telah melakukan persiapan dengan mengikuti latihan bersama komunitas lari. Ia pun tidak memasang target tinggi, hanya ingin menikmati pengalaman barunya ini.
“Persiapannya saya ikut latihan sama komunitas saja, dua kali seminggu. Kalau target di sini just for fun saja,” pungkas Kania.
AirAsia RedRun 2025: Antusiasme Pelari dari Dalam dan Luar Negeri
AirAsia RedRun 2025 mencatatkan jumlah peserta yang sangat signifikan. Sebanyak 5.000 pelari akan meramaikan event ini.
Peserta tidak hanya berasal dari Indonesia, tetapi juga dari berbagai negara. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap event lari ini.
“Ini event pertama dan kebanggaan kami di AirAsia Grup dan AirAsia Indonesia. Tujuannya kami ingin jadi bagian dari komunitas olahraga, kesehatan, budaya, sosial yang penuh semangat dari Indonesia dan Mancanegara,” ujar Direktur Utama Indonesia AirAsia, Veranita Yosephine.
Veranita menambahkan rasa bangganya atas partisipasi 5.000 peserta lebih dari 33 provinsi di Indonesia dan 40 negara. Antusiasme ini melebihi ekspektasi penyelenggara.
“Kami bangga sudah 5.000 orang bahkan sedikit lebih untuk mengikuti AirAsia RedRun 2025 dari 33 provinsi dan 40 negara. Ini event pertama tapi animonnya sangat luar biasa kami sangat mengapresiasi,” sambung Veranita.
Kategori Lomba dan Hadiah AirAsia RedRun 2025
AirAsia RedRun 2025 menawarkan tiga kategori lomba lari, yaitu 5K, 10K, dan 21K (half marathon). Kategori 5K tercatat paling diminati oleh para peserta.
Total hadiah yang disediakan mencapai Rp232 juta. Hadiah ini akan diberikan kepada para pemenang di setiap kategori lomba.
“Yang paling banyak peminat ada di 5K. Saya juga ikut yang 5K,” ungkap Veranita.
Pengambilan race pack bagi peserta telah dibuka di atrium Lippo Mall Kuta pada tanggal 16-17 Mei 2025, pukul 10.00 hingga 20.00 WITA.
Keberhasilan AirAsia RedRun 2025 dalam menarik minat pelari dari berbagai daerah dan negara menunjukkan potensi besar event lari di Indonesia. Partisipasi Kania Atmaja sebagai mantan atlet renang juga menjadi daya tarik tersendiri, menunjukkan bahwa olahraga lari semakin diminati oleh berbagai kalangan.

