Kapolda Irjen Panca Putra dan Ketua PD Bhayangkari Sumut Kirim Bantuan Sembako ke Korban Banjir Batubara

176

garudaonline – Sergai | Kapolda Sumut, Irjen. Pol. Drs. R.Z. Panca Putra Simanjuntak, M.Si dan Ketua Pengurus Daerah (PD) Bhayangkari Sumut, Ny. Rita Panca Putra mengirim bantuan sembilan bahan pokok (Sembako) untuk korban banjir di Kabupaten Batubara.

Bantuan sembako sebanyak 1.000 paket itu diterima oleh Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis, Jumat (20/8/2021), untuk selanjutnya didistribusikan kepada warga di 4 kecamatan yang paling terdampak banjir. Pendistribusian dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang sangat ketat.

“Bantuan sosial Pak Kapolda dan Ibu Ketua PD Bhayangkari Sumut ini selanjutnya diambil oleh para camat dan kepala desa untuk selanjutnya dibagikan kepada masyarakat yang terdampak banjir dengan disaksikan personel Bhabinkamtibmas dan Babinsa,” kata Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis.

“Adapun 4 kecamatan yang paling parah dilanda banjir, masing-masing Kecamatan Sei Balai, Nibung Hangus, Datuk Tanah Datar dan Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara. Selain menyalurkan bansos, kami Polres Batubara juga telah mendirikan dapur umum di beberapa titik,” Ikhwan Lubis menambahkan.

Penyaluran bansos Polri peduli banjir tersebut juga diikuti oleh Wakapolres Batubara Kompol Rudy Chandra, Danyon B Sat Brimob, Kepala Kemenag, Danton Lanal Tanjungbalai serta para camat.

Diketahui, banjir merendam 5.806 rumah di Kabupaten Batubara, Provinsi Sumatera Utara, Kamis (19/8/2021).

Banjir disebabkan hujan deras sejak empat hari terakhir dan diperparah dengan banjir kiriman dari Kabupaten Asahan.

“Curah hujan yang tinggi sejak Minggu sampai sekarang menyebabkan banjir. Selain itu air kiriman dari hulu mengakibatkan debit air naik dan merendam 5.806 rumah,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Muhammad Sa’ban Efendi Harahap.

Efendi menyebutkan sejumlah sungai di Batubara juga meluap. Tak hanya merendam pemukiman warga, banjir juga merendam areal sawah atau perkebunan dan fasilitas umum.

“Korban jiwa nihil, untuk sekolah yang terendam masih dalam pendataan. Sedangkan areal perkebunan atau sawah yang terdampak seluas 4.778,5 hektare. Kerugian masih dalam penghitungan,” paparnya.

Menurut Efendi wilayah yang terdampak banjir berada di 31 desa yang tersebar di empat kecamatan antara lain Kecamatan Sei Balai, Kecamatan Nibung Hangus, Datuk Tanah Datar dan Kecamatan Talawi.

“Tim BPBD bersama warga dan aparat desa setempat saat ini bersama-sama memperbaiki tanggul yang jebol. Kita juga memberikan air bersih kepada warga yang terdampak banjir. Saat ini masih dilakukan pemantauan secara berkala,” sebutnya.

Efendi mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap banjir susulan. Sebab hujan terus turun dan curah hujan di wilayah hulu (Kabupaten Asahan) masih tinggi.

“Air terpantau surut di beberapa lokasi, tapi naik di beberapa lokasi lain. Kami berharap ada bantuan dari pemerintah terutama untuk warga yang terdampak banjir,” bebernya.

(DED/NOR)

Berita sebelumyaDisidang, Pria Ini Ngaku Terpaksa Jadi Kurir Sabu untuk Pengobatan Istri
Berita berikutnyaPWNU Dukung Polda Jawa Timur Gelar Vaksinasi Covid-19