Kapolda Jawa Timur Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2021

114
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta memimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Semeru 2021

garudaonline – Surabaya | Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta memimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Semeru 2021, di Mapolda Jawa Timur, Senin (20/9/2021).

Dalam amanatnya Irjen Nico mengatakan bahwa operasi kepolisian ini digelar mulai hari ini, Senin (20/9/2021) hingga (3/10/2021).

“Operasi Patuh ini gelar selama 14 hari. Nantinya akan ada empat poin utama yang disasar,” kata Irjen Nico.

Pertama, sambung Nico, segala bentuk kegiatan masyarakat yang potensi menyebabkan cluster baru Covid-19. Kedua, masyarakat yang tidak patuh akan protokol kesehatan.”

“Ketiga, masyarakat yang tidak disiplin akan berlalu lintas dan keempat lokasi rawan pelanggaran, kecelakaan lalu lintas dan rawan kerumunan,” Nico menambahkan.

Dijelaskan Operasi Patuh Semeru 2021 kali ini mengambil tema “Melalui Operasi Patuh-2021 Kita Tingkatkan Disiplin Protokol Kesehatan dan Tertib Berlalu Lintas Dalam rangka Mencegah Covid-19 serta Mewujudkan Kamseltibcar Lantas yang Mantap”.

“Dalam rangka meningkatkan disiplin protokol kesehatan masyarakat dan cipta kamseltibcar lantas di tengah pandemi Covid-19, Polda Jawa Timur melaksanakan Operasi Patuh Semeru 2021. Tentunya dengan mengedepankan kegiatan preentif dan preventif disertai penegakan hukum secara selektif prioritas,” ujarnya.

Untuk personel yang dilibatkan dalam operasi ini, Polda Jawa Timur menurunkan sebanyak 3.343 personel terdiri dari Polda, Polres dan stakeholder terkait.

“Sasarannya, masyarakat yang tidak patuhi prokes, masyarakat yang tidak disiplin berlalu lintas serta lokasi atau kegiatan masyarakat yang berpotensi menjadi cluster Covid-19,” tegas Kapolda Nico.

Lebih lanjut, mantan Kapolresta Medan ini menyebutkan, tujuan dari operasi ini untuk menimbulkan kamseltibcar lantas dan juga penanganan Covid-19 agar disiplin masyarakat tetap terjaga.

“Operasi ini bertujuan pada kedua hal tersebut, namun yang paling penting adalah dukungan dari masyarakat.”

“Kami menjaga tapi yang menimbulkan situasi kamseltibcar lantas dan prokes adalah tetap masyarakat.”

“Jadi keinginan kita mendorong, menjaga dan memantapkan disiplin prokes itu bagian penting kalau masyarakat mau mendukung,” paparnya.

Sementara itu bagi masyarakat yang belum melakukan vaksinasi, Kapolda Jawa Timur Irjen Nico mengingatkan bisa datang ke RT, RW, Babinkantibmas, Babinsa, ke satuan-satuan TNI, Polri untuk menanyakan jadwal vaksinasi.

Sedangkan untuk tempat wisata di Jawa Timur, sudah ada 134 titik terkait dengan asesmen yang dilakukan oleh pemerintah.

Namun syaratnya adalah, pelaku usaha disekitar usaha pariwisata sudah di vaksin, download aplikasi pedulilindungi, adanya one gate system, jadi pintu masuk dan keluar jadi satu pintu untuk memudahkan pengawasan.

“Ini perlu menjadi perhatian bersama, sehingga jika Covid-19 terjaga maka ekonomi juga bisa berjalan salah satunya tempat wisata,” pungkasnya.

(rel/wan)

Berita sebelumyaKapolres Sergai Terima Audiensi Wartawan Unit Polres 2021-2024
Berita berikutnyaMinibus Hantam Truk Tangki di Sidikalang, 1 Meninggal Dunia