Kapolda Sumut Gelar Rakor Jaga Stabilitas Keamanan apokda

504

garudaonline – Medan l Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, menggelar rapat koordinasi (rakor) antar instansi penegak hukum se-Sumatera Utara di Hotel Santika Premiere Dyandra, Jalan Pengadilan, Medan, Kamis (25/3/2021).

Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, menyebutkan, tujuan diselenggarakannya rakor dalam rangka menjaga stabilitas keamanan nasional berupa penyelesaian tindak pidana, pengendalian tingkat kriminalitas dan indeks kamtibmas bersama Menkopolhukam RI.

Kata dia, Sumatera Utara memiliki jumlah penduduk terbanyak nomor 4 di Indonesia, kurang lebih 15,13 juta jiwa. Sedangkan jumlah anggota Polri di Polda Sumut kurang lebih 19.000 personel.

“Maka perbandingannya 1 anggota Polri melayani 793 jiwa, dan ini masih sangat tidak seimbang,” sebut Panca.

Panca mengungkapkan, pada 2020 jumlah tindak pidana sebanyak 39.249 kasus. Jumlah ini mengalami peningkatan 5.496 kasus dari tahun 2019.

“Di mana 29.488 merupakan kejahatan konvensional yang terdiri dari kasus narkoba, pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan pencurian dengan kekerasan (curas),” ungkapnya.

Panca menerangkan, kasus kejahatan curat, curas, dan curanmor merupakan salah satu tindakan premanisme. Karena itu, kasus premanisme juga harus menjadi perhatian kita para aparat penegak hukum.

Untuk itu, perlu dilakukan pemberdayaan terhadap masyarakat utamanya menengah ke bawah agar mereka memiliki jaminan sosial.

“Penegakan hukum tidak selalu menjadi jalan keluar dalam penyelesaian masalah. Karena itu, Kapolri membuat program transformasi Polri yang Presisi, salah satunya mendorong dilaksanakan restoratif justice,” terangnya.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Ka Lapas dan jajaran yang telah menerima tahanan dari Polda Sumut yang telah inkrah di tengah situasi pandemi Covid-19,” ucap Panca.

Sementara, Sekretaris Bidang Koordinasi Kamtibmas Kemenko Polhukam, Brigjen Pol Hadi Gunawan, menerangkan rapat koordinasi yang diselenggarakan sebagai media diskusi antara aparat penegak hukum di Sumut.

Menurutnya, khusus wilayah Provinsi Sumatera Utara indeks tingkat kriminal masih belum mencapai target. Karenanya, perlu disampaikan kepada seluruh aparat penegak hukum se-Sumut untuk terus meningkatkan kewaspadaan deteksi dini dan kolaborasi dalam merawat situasi kamtibmas di wilayah masing-masing.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Sumut yang telah memfasilitasi kegiatan ini dan juga kepada seluruh peserta yang hadir. Dalam rakor hari ini, kami ingin mendapatkan data tentang kriminalitas dan penyelesaiannya,” pungkasnya.

Turut hadir dalam rapat koordinasi itu Sekretaris Bidang Koordinasi Kamtibmas Kemenko Polhukam Brigjen Pol Hadi Gunawan, Asisten Deputi Koordinasi Penanganan Kejahatan Konvensional dan Kejahatan Terhadap Kekayaan Negara Polhukam, Brigjen Pol Dr Eriadi.

Kabid Penanganan Kejahatan Konvensional Kemenko Polhukam, Kombes Pol Yulizae Gaffar, Dir Tipidum Bareskrim Polri diwakili, Kombes Pol Yudha Setia Budi Jampidum Kejaksaan Agung Pusiknas Polri, PJU Poldasu, serta para pejabat lainnya. (DED)

Berita sebelumyaPN Medan Jadwal Ulang Eksekusi Tanah di Jalan Patriot 
Berita berikutnyaWujudkan Postur Polri Presisi, Setukpa Lemdiklat Polri Siap Jadi Pelopor Pendidikan Tatap Muka Sehat dan Berkualitas