Kasus Dugaan Penistaan Agama, Kejari Medan Tahan Seorang YouTuber

38
Seorang YouTuber bernama Rudi Simamora saat dilimpahkan tahap dua. (Garudaonline/Daeng) 
Seorang YouTuber bernama Rudi Simamora saat dilimpahkan tahap dua. (Garudaonline/Daeng) 

garudaonline – Medan | Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan melakukan penahanan terhadap seorang YouTuber bernama Rudi Simamora yang telah menjadi tersangka kasus dugaan penistaan agama yang sempat viral di media sosial (medsos) beberapa waktu lalu.

Penahanan dilakukan setelah pihak kejaksaan menerima pelimpahan barang bukti dan tersangka (tahap II).

Pelimpahan tersebut diterima oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rahmayani Amir dari penyidik Polrestabes Medan di ruang tahap II Pidana Umum (Pidum) Kejari Medan, Rabu (23/11/2022).

“Kita telah menerima pelimpahan barang bukti beserta tersangka dari penyidik Polrestabes Medan terkait kasus dugaan penistaan agama,” ujar Kepala Kejari (Kajari) Medan Wahyu Sabrudin melalui Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pidana Umum (Pidum) Faisol SH MH.

Dikatakan Faisol, setelah berkas tahap II dinyatakan lengkap dan dapat diterima, tersangka langsung dilakukan penahanan 20 hari kedepan di Rumah Tahanan (Rutan) Tanjung Gusta Medan.

“Selanjutnya, kita akan menyiapkan dakwaan dan menyusun surat dakwaan untuk dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Medan agar secepatnya disidangkan,” sebutnya.

Atas perbuatannya, tersangka Rudi Simamora dijerat dengan Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45a ayat (2) Undang Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) jo Pasal 156A KUHPidana.

Diketahui sebelumnya, Rudi Simamora ditangkap pihak Polrestabes Medan, pada 6 November 2022 lalu, karena diduga melecehkan atau menistakan  agama melalui konten youtubenya.

Dia bahkan menyebut akan ‘menguliti Tuhan’, sontak ucapannya ini membuat banyak pihak yang resah dan melaporkan hal tersebut ke Polrestabes Medan. (RD)

Berita sebelumyaCegah Gangguan Kamtibmas, Polsek Medan Kota Patroli di Pusat Keramaian 
Berita berikutnyaKapolrestabes Medan Jalin Silaturahmi dengan Tokoh Alim Ulama