Kecelakaan Laut di Perairan Pondok Dayung, 13 Selamat dan 3 Meninggal

344

garudaonline – Jakarta Utara l TNI AL mengevakuasi kapal nelayan yang tenggelam usai mengalami kecelakaan laut akibat dihantam ombak di Perairan Pondok Dayung, Jakarta Utara  Minggu (21/3/2021).

Dari 16 korban yang tenggelam, tiga di antaranya ditemukan meninggal dunia.

Kepala Dinas Penyelaman dan Penyelamatan Bawah Air (Kadislambair) Koarmada I, Kolonel Laut (T) Wahyudin Arif yang langsung memimpin upaya pencarian korban mengatakan sekitar pukul 12.15 WIB, kapal nelayan yang baru kembali dari laut mengalami kecelakaan saat memasuki breakwater Dermaga Sunda sisi utara.

“Kecelakaan terjadi akibat mesin kapal yang tiba-tiba mati lalu dihantam ombak yang mengakibatkan kapal tersebut menghantam breakwater hingga terjadi kebocoran dan tenggelam,” kata Wahyudin.

Menanggapi kejadian tersebut Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksda TNI Abdul Rasyid mengatakan kejadian kapal tenggelam yang mengalami kecelakaan laut tidak jauh dari Dermaga Sunda Pondok Dayung tempat TNI AL berada, diketahui oleh personel TNI AL yang sedang berjaga.

“Petugas langsung menindaklanjutinya dengan menuju lokasi kejadian. Saat itu personel Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) dan Komando Pasukan Katak (Kopaska) Koarmada I lantas mengevakuasi para korban laka laut dengan menggunakan 2 perahu karet dan RHIB (Rigid Hull Inflatable Boat),” jelasnya.

Dia menyebutkan proses evakuasi berjalan sekitar dua jam dikarenakan situasi perairan Dermaga Sunda Pondok Dayung cukup berombak dan angin cukup kencang. Dari 16 orang penumpang termasuk nakhoda Heri Samsul (42), 13 orang di antaranya dapat diselamatkan.

“Tiga orang lainnya dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia akibat kelelahan mengambang di tengah laut dan tidak dapat berenang. Kemudian 1 korban mengalami sesak nafas langsung dievakuasi menuju Rumah Sakit Koja dan 12 korban selamat diperiksa kondisi kesehatannya oleh Dinas Kesehatan di atas KRI Teluk Celukan Bawang,” pungkasnya.

Korban selanjutnya dibawa ke RSUD Koja Jakarta Utara untuk menerima pemeriksaan kesehatan sebelum kembali ke rumah masing-masing. Sedangkan tiga korban meninggal Tjungseng Engun (47), Gunawam Law (36) dan Yahya Suryadi (44), ketiganya warga Jakarta akan di evakuasi ke RSCM untuk dilaksanakan visum et repertum. (NOR)

Berita sebelumyaDansat Brimob Polda Sumut : PPKM Skala Mikro untuk Menekan Penyebaran Covid-19
Berita berikutnyaTemukan Harga Termurah di Shopee Murah Lebay, Murahnya Lebay Banget!