Kejari Langkat Kembali Gelar Dialog Interaktif ‘Jaksa Menyapa’

187
Narasumber Jaksa Menyapa Kejari Langkat diabadikan bersama

garudaonline-Langkat | Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat kembali menggelar program Jaksa Menyapa, melalui saluran Radio Perkasa FM 99,7 di Studio Perkasa PM, Jalan Damai 4 Stabat, Langkat, Selasa (15/6/2021).

Pelaksanaan program yang dikemas dalam bentuk dialog interaktif ini bekerjasama dengan Diskominfo Kabupaten Langkat di bawah pimpinan H Syahmadi.

Narasumber Kasi Intel Kejari Langkat Boy Amali SH MH, Plt Sosbud Hankum Obrika Yandi Simbolon SH, Plt Kasubsi Prodsarin dan Penerangan Hukum Dika Permana Ginting SH, Kasubsi Ekonomi dan Moneter Juanda Fadli SH dan Staf Intelijen M Waliyullah SH.

Tema Jaksa Menyapa kali ini “Penerimaan CPNS Kejaksaan RI”. Menurut Obrika Simbolon, penerimaan CPNS di lingkungan Kejaksaan 2021 berjumlah 4.511 peserta.

Di antaranya S1 Hukum 1084 orang, S1 Non Hukum 481 orang, Dokter 14 orang, D-III 1944 orang dan SLTA 988 orang.

“Info lebih lanjut bisa didapat melalui media sosial IG, FB dan Twitter Kejaksan Negeri Langkat. Penerimaannya juga bisa melalui online,” terangnya.

Informasi ini diberitahukan kepada masayarakat, kata Obrika, agar masyarakat mengetahui, Kejaksaan menerima CPNS.

“Semoga bermanfaat, ayo dicoba untuk putra putri terbaik di daerah-daerah, selagi ada kesempatan bergabung dengan Kejaksaan,” pungkasnya.

Selanjutnya, Boy Amali menjelaskan, program Jaksa Menyapa ini sebagai bentuk imbauan, agar masyarakat mengerti Kejaksaan selalu ada untuk masyarakat dalam bantuan Hukum. Kejaksaan terus berupaya menjadi lebih baik demi kepentingan masyarakat.

Semoga dengan Jaksa Menyapa, membuat tanggapan masyarakat berubah soal kejaksaan mengerihkan. “Kejaksaan merupakan perwakilan negara untuk masyarakat dalam membantu permasalahan hukum,” tandasnya.

Selain Jaksa Menyapa, ada juga program Jaksa masuk sekolah yang diselengarakan pada awal 2021. Di Langkat sudah dua sekolah dikunjungi untuk penyuluhan hukum.

“Saat ini kegiatan belum bisa dilanjutkan, sebab masih dalam siatuasi pandemi Covid-19,” sebut Boy Amali.(SLM)

Berita sebelumyaBaru Dipasang, Portal Milik Dishub Langkat Diduga Dirusak OTK
Berita berikutnyaTurunkan Covid-19, Pemko Binjai Komit Sukseskan PPKM Skala Mikro