Kejari Tetapkan Dua Tersangka Baru Dugaan Korupsi CCTV Dishub Binjai

320
Kasi Intel Kejari Binjai, M Haris SH MH didampingi Kasi Tindak Pidana Khusus Donel Haratua Sitinjak SH saat press release di Kantor Kejari Binjai

garudaonline-Binjai | Kejaksaan Negeri Binjai menetapkan dua tersangka baru kasus dugaan korupsi pengadaan proyek CCTV Dinas Perhubungan Kota Binjai, yang merugikan negara hingga sampai ratusan juta.

Dalam perhitungan secara global proyek CCTV tahun 2019 Dinas Perhubungan Kota Binjai, ditemukan adanya penggunaan anggaran sebesar Rp776.941.000.

Dengan kegiatan pembelian CCTV sebanyak 10 unit, belanja ban, perbaikan perangkat pengaman bus, pengadaan video wall controler dan persiapan lahan kantor UPTD BRT.

“Dari sejumlah kegiatan itu, BPKP Sumut menemukan kerugian negara senilai Rp.388.978.739,” beber Kasi Intel Kejari Binjai, M Haris SH MH, saat press release, Rabu (18/11/2021).

Alhasil, Kejaksaan Negri Binjai menetapkan Kadishub Binjai SY sebagai pengguna anggaran dan CSA selaku penyedia sebagai tersangka sejak 16 November 2021.

“Dalam waktu dekat keduanya akan kita periksa sebagai tersangka, karena sudah dilayangkan surat pemberitahuan,” bebernya didampingi Kasi Tindak Pidana Khusus, Donel Haratua Sitinjak SH.

Sementara, kepada PPK atas nama JP yang mangkir dari panggilan akan tetap disidang di Pengadilan Megeri Medan secara absentia atau tanpa kehadiran terdakwa.

“JP telah ditetapkan sebagai tersangka sejak 22 Juni 2021 yang lalu,” pungkas M Haris. (anora)

 

Berita sebelumyaKKN-PPM Mahasiswa Universitas Malikulsaleh Budidayakan Cabai Merah
Berita berikutnyaBupati Langkat : Perlu, Deteksi Dini Ancaman di Tengah Masyarakat