Kejati Sumut Vaksin Massal 1.500 Masyarakat Medan

168
Masyarakat yang menerima vaksin massal. (Ist)
Masyarakat yang menerima vaksin massal. (Ist)

garudaonline – Medan | Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menggelar kegiatan vaksinasi massal kepada 1.500 masyarakat Medan dari berbagai kecamatan, Selasa (29/6/2021). 

Kegiatan ini untuk memperingati Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-61 Tahun 2021 tersebut digelar di halaman Kantor Kejati Sumut, Jalan AH Nasution Medan. Sejumlah warga tampak antusias mengikuti vaksinasi yang dirangkai dengan pemberian paket sembako.

Kepala Kejati Sumut (Kajati Sumut) Ida Bagus Nyoman (IBN) Wiswantanu melalui Wakil Kajati Sumut (Wakajati Sumut) Agus Salim mengatakan, selain pemberian 1.500 vaksin tahap I, pihaknya juga memberikan 1.500 paket beras kepada masyarakat.

“Dalam kesempatan ini, saya mewakili Kajatisu menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu khususnya dari Dinas Kesehatan Sumut dan Pemko Medan yang telah memfasilitasi pengadaan vaksin serta tenaga kesehatan,” kata Agus.

Menurut Agus, aksi kejaksaan dalam melaksanakan vaksinasi tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat dan dukungan penuh atas program pemerintah Indonesia. Dia melanjutkan, tujuan vaksinasi yang dilaksanakan memiliki banyak manfaat meskipun vaksin bukan obat untuk menyembuhkan COVID-19.

Tetapi dengan vaksin, bisa mencegah terkena atau mengalami gejala berat dan menurunkan angka kematian akibat COVID-19. Dengan vaksin, kejaksaan juga mendorong terbentuknya kekebalan tubuh dan  meminimalkan dampak ekonomi dan sosial.

“Manfaat vaksin COVID-19 tidak hanya untuk sektor kesehatan, tetapi juga sektor ekonomi dan sosial. Jika sebagian besar masyarakat sudah memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik untuk melawan penyakit COVID-19, kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat bisa kembali seperti sediakala,” lanjut Agus.

Hal tersebut juga sejalan dengan program pemerintah sebagaimana dalam PP Nomor 23 Tahun 2020 Tentang Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) adalah rangkaian kegiatan untuk pemulihan perekonomian nasional yang merupakan bagian dari kebijakan keuangan negara yang dilaksanakan oleh pemerintah untuk mempercepat penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Serta menghadapi ancaman yang membahayakan perekonomian nasional, stabilitas sistem keuangan serta penyelamatan ekonomi nasional. (RD)

Berita sebelumyaMendagri Tekankan Pemda Percepat Realisasi Insentif Bagi Tenaga Kesehatan Daerah
Berita berikutnyaTerbukti Jadi Kurir 1 Kg, Dua Mahasiswa Asal Aceh Divonis 12 Tahun