Ketua PAN Tapsel, H Borkat SSos MM Tak Pernah Lelah Bersedekah

435
Ketua DPD PAN Tapanuli Selatan, H Borkat SSos MM saat memberikan bantuan kepada warga di pelosok desa

garudaonline-Padang Sidimpuan | “Dan di dalam harta-harta mereka (manusia), terdapat hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapatkan bahagian”. (QS. Adz-Dzariyat : 19).

Ketua DPD PAN Tapanuli Selatan, H Borkat SSos MM menyadari sepenuhnya, rezeki yang dianugerahkan Allah kepadanya, bukan hanya menjadi hak diri dan keluarganya semata, melainkan ada hak orang lain di dalamnya.

Karena itu, pria yang akrab dengan sebutan ‘Borkat Doank’ ini tidak pernah lelah bersedekah, dan selalu menyempatkan diri menyambangi kediaman masyarakat yang hidupnya kurang beruntung di pelosok-pelosok desa di Kabupaten Selatan.

Wakil Ketua DPRD Tapanuli Selatan ini tidak pernah berhenti untuk berbagi dan memberikan sesuatu yang bisa meringankan beban kehidupan yang mendera kaum dhuafa, dengan memberikan santunan dan tali asih.

Seperti menjelang datangnya hari kemenangan Idul Fitri, suami Hj Marito Yani Batubara ini mendatangi kediaman perempuan tua dan miskin.

Sebagai wujud kepedulian dan kasih sayangnya terhadap seorang ibu, Borkat tak segan memeluknya, seraya memberikan bantuan yang dibutuhkan menghadapi Lebaran.

Menurut sejumlah warga di Kabupaten Tapanuli Selatan, sosok Borkat Doank memang politisi yang santun. Pribadinya sangat baik, ramah dan terlihat tulus saat berinteraksi dengan masyarakat.

Beliau tidak hanya datang menemui warga menjelang Pemilu Legislatif saja. “Selagi ada kesempatan, dia selalu hadir menyapa masyarakat kapan pun dan di manapun berada,” ungkap warga setempat.

Borkat menyebutkan, dalam menjalani kehidupan memang diperlukan adanya keseimbangan. Yakni, keseimbangan dalam melaksanakan ibadah mahdhah (ritual) dengan ibadah bersifat sosial.

“Apalagi, pada bulan Ramadan yang sudah kita jalani dan akan bersiap menghadapi Idul Fitri, kita dilatih untuk menghargai waktu, dan harus bisa menggunakan kesempatan hidup diberikan Allah untuk berbuat baik terhadap sesama,” katanya.

Sebab, tambah pria kelahiran Tapsel 4 Oktober 1970 ini, sebagaimana ditekankan di dalam ajaran agama kita (Islam), bahwa sebaik-baik manusia adalah orang yang bermanfaat bagi manusia lainnya.

Pada bahagian lain, Borkat mengatakan, bulan Ramadan merupakan bulan suci dan mulia. Di antara penyebab kesuciannya, karena seluruh kitab suci diturunkan pada bulan Ramadan.

“Bulan Ramadan juga merupakan momentum bagi kita untuk melatih diri agar selalu disiplin waktu serta semakin meningkatkan amal ibadah kepada Allah SWT,” kata Borkat.

Untuk itu, setelah menjalani ibadah puasa selama 30 hari di bulan Ramadan, Borkat berharap, kiranya kita semua bisa berbenah dan melakukan introspeksi diri, sehingga bisa mengejawantah menjadi manusia lebih baik di masa mendatang.

Sehubungan dengan berakhirnya kewajiban menjalankan ibadah puasa Ramadan, Borkat tak lupa menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1442 H minal aidin walfaizin, mohon maaf lahir dan batin.

“Semoga kita bisa dipertemukan kembali dengan bulan Ramadan di tahun mendatang dan pada Hari Raya Idul Fitri ini, kita kembali kepada fitrah yang hakiki,” harap Borkat. (UJ)

Berita sebelumyaJelang Idul Fitri, Kapolda dan Wakapolda Sumut Sambangi Ponpes Al-Kautsar Al-Akbar
Berita berikutnyaPembawa Sabu 50 Kg ke Jakut Dituntut Hukuman Mati