Korupsi Dana Kapitasi JKN, Mantan Bendahara Puskemas Glugur Darat Ditahan 

180

garudaonline – Medan | Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan melakukan penahanan terhadap mantan Bendahara Puskemas Glugur Darat Kota Medan berinisial EW (35), Jumat (7/5/2021).

Penahanan dilakukan setelah tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Tahun Anggaran (TA) 2019 yang merugikan negara kurang lebih sebesar Rp 2,8 miliar tersebut diperiksa.

“Setelah melalui proses pemeriksaan, penyidik melakukan penahanan terhadap tersangka EW di Rutan Perempuan Tanjung Gusta Medan selama 20 hari ke depan untuk memperlancar pemeriksaan,” ujar Kepala Kejari (Kajari) Medan, Teuku Rahmatsyah didampingi Kasi Pidsus, Agus Kelana Putra dan Kasi Intel, Bondan Subrata kepada wartawan, Sabtu (8/5/2021).

Sebelum ditahan, tersangka terlebih dahulu diperiksa mulai jam 09.00 WIB hingga sore. Selanjutnya, tersangka menjalani rapid test antigen di Rumah Sakit Umum (RSU) Royal Prima Medan. Selain itu, penyidik melakukan penggeledehan di rumah kawasan Kelurahan Tanjung Selamat Kecamatan Medan Tuntungan.

“Penggeledahan berlangsung dengan disaksikan langsung oleh tersangka beserta penasihat hukumnya. Dari penggeledahan, penyidik menemukan sejumlah benda dan dokumen yang berkaitan dengan perkara tersebut,” pungkas Teuku.

Sebelumnya, penyidik menetapkan EW sebagai tersangka berdasarkan hasil pengusutan yang sudah naik ke tahap penyidikan. EW ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Penetapan Nomor: 02/L.2.10/Fd.2/01/2021 tanggal 4 Februari 2021. Potensi kerugian negara dalam kasus ini sebesar Rp 2.789.533.186. (RD)

Berita sebelumyaKetua Bhayangkari Medan Area Serahkan Paket Lebaran ke Petugas Pospam 1 Angsapura
Berita berikutnyaSantunan untuk Fakir Miskin dan Anak Yatim di Pulo Ara Geudong Teungoh Meningkat