KPPU Kanwil I Tangani 43 Laporan Praktik Monopoli Tender

159
Ridho Pamungkas

garudaonline – Medan | Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KKPU) Kanwil I menangani 43 laporan praktik monopoli tender di Sumatera Utara (Sumut) hingga November 2021. Dari laporan tersebut, terdapat 4 laporan yang masuk ke tahap penyelidikan.

“Terdapat 43 laporan dari masyarakat. Setelah melalui proses identifikasi, ada satu laporan yang masuk ke tahap penyelidikan, 13 laporan masih proses klarifikasi dan sebanyak 26 laporan tutup karena nilai dikecualikan dan tidak memenuhi unsur kejelasan dugaan pelanggaran UU 5/1999,” kata Kepala KPPU Kanwil I, Ridho Pamungkas, Jumat (19/11/2021).

Ridho menyebutkan, untuk laporan kemitraan ada satu laporan yang naik ke tahap pemeriksaan pendahuluan, sedangkan dua laporan lainnya masih proses klarifikasi.

“Dari total 43 laporan yang masuk, 28 diantaranya berasal dari Sumut, 4 laporan dari Aceh, 5 laporan dari Sumbar, 2 laporan dari Kepri dan 4 laporan dari Riau. Kami mencatat, dari 465 total laporan yang masuk di Kanwil I sepanjang tahun 2003 sampai dengan 2021, sebanyak 86% di antaranya merupakan laporan persekongkolan tender, 13% terkait non-tender dan 1% terkait kemitraan,” terangnya.

Ridho menambahkan, saat ini KPPU juga menerima laporan terkait tahap uji coba e-Parking gagasan Wali Kota Medan, Bobby Nasution. Pemko Medan dilaporkan karena diduga melakukan penunjukan langsung pelaku usaha sebagai pengelola.

“Untuk e-Parking ada penunjukan terhadap pelaku usaha tertentu untuk langsung mengelola walaupun secara terbatas. Kita sudah panggil Dinas Perhubungan tapi laporannya ini masih dalam tahap uji coba. Untuk laporan yang belum lama kami terima ini, sedang dalam tahap analisa dan penyusunan laporan,” bebernya.

(Nor)

Berita sebelumyaKasus Korupsi Pupuk Curah Rp 7,2 Miliar Segera Disidang
Berita berikutnyaBuruh Kecewa UMP di Sumut Hanya Naik Rp23 Ribu