Kurir Sabu 50 Kg dan Ekstasi 25 Ribu Butir Terancam Hukuman Mati

127

garudaonline – Medan | Seorang kurir narkotika jenis sabu seberat 50 kg dan pil ekstasi sebanyak 25.000 butir, Hans Wijaya alias Hans menjalani sidang virtual di Ruang Cakra IV Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (30/3/2021).

Warga Komplek Pondok Ungu Permai Blok DD 2 Nomor 18 Kelurahan Kali Abang Tengah Kecamatan Bekasi Utara Jawa Barat (Jabar) ini terancam hukuman pidana mati.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Maria Tarigan, pada Agustus 2020, petugas Ditres Narkoba Polda Sumut melakukan pengembangan terhadap perkara sabu yang dilakukan oleh Daniel Edi Johannes (berkas terpisah) seberat 23.000 gram (23 kilogram).

Lalu, petugas melakukan penyelidikan sejak tanggal 8 Agustus 2020, tentang keberadaan pelaku lain di daerah Tanjung Balai.

“Namun pelaku (terdakwa Hans Wijaya alias Hans) tidak berhasil ditangkap karena kapalnya berangkat menuju ke Jakarta. Sehingga petugas mengikuti pelaku sampai ke Jakarta,” ujar JPU dihadapan majelis hakim yang diketuai oleh Abdul Kadir.

Seminggu kemudian sekitar jam 03.00 WIB, terdakwa diketahui sedang berada di rumah kontrakan, Pondok Ungu Permai Blok DD 2 Nomor 18 Kelurahan Kali Abang Tengah Kecamatan Bekasi Utara Jabar.

Saat itu, terdakwa mendapat telepon dari Alux (berkas terpisah) dan disuruh untuk menjemput paket narkotika ke daerah Pasar Kalibaru Cilincing Jakarta Utara (Jakut). Mendapat perintah itu, terdakwa menjemput paket sabu tersebut berisi dua karung goni dan satu box plastik.

“Barang haram tersebut disimpan di bagasi belakang mobil. Namun, saat terdakwa sedang mengendarai mobil di pinggir Jalan Kalibaru Barat 7 Cilincing Jakut, tiba-tiba ada mobil lain yang menghalangi,” cetus Maria.

Setelah mobil yang dikendarai terdakwa berhenti, beberapa petugas kepolisian berpakaian preman langsung melakukan penangkapan. Petugas juga melakukan penggeledahan di dalam mobil yang dikendarai terdakwa.

“Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan dua karung goni plastik warna putih yang di dalamnya terdapat dua tas jinjing plastik warna merah dan hijau muda berisi 50 bungkus plastik dalam kemasan warna hijau berisi sabu seberat 50.000 gram (50 kilogram). Selain itu, ditemukan juga satu box plastik transparan yang di dalamnya terdapat 5 bungkus plastik bening tembus pandang berisi pil ekstasi dengan bentuk kotak sebanyak 25.000 butir,” jelas JPU dari Kejatisu tersebut.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, petugas membawa terdakwa beserta barang bukti ke Ditres Narkoba Polda Sumut. Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Usai mendengarkan dakwaan, JPU menghadirkan saksi pihak kepolisian.

(rd)

Berita sebelumyaJelang Ramadan, Kapolda Jatim Gelar Silaturahmi dengan AUMA dan AUTADA
Berita berikutnyaPolda Jatim Bentuk Timsus Percepat Penuntasan Perkara Penganiayaan Jurnalis Tempo