Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku Gelar Razia Gabungan

205
Tim gabungan saat melakukan pemeriksaan terhadap barang- barang milik warga binaan di Lapas Labuhan Ruku

garudaonline-Batu Bara | Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Labuhan Ruku, Kabupaten Batu Bara, menggelar razia gabungan bersama Polri, TNI dan BNNK, Selasa (6/4/2021) malam.

Sebelum melaksanakan razia gabungan diawali dengan apel dipimpin Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Labuhan Ruku, Yan Rusmanto Bc.IP SSos MSi.

Yan Rusmanto menjelaskan, razia gabungan dilaksanakan untuk menyambut Hari Bakti ke-57 Pemasyarakatan 2021 sekaligus menyambut bulan Suci Ramadhan dan deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban.

Pelaksanaan Razia dibagi dalam lima tim. Razia gabungan dilakukan di belasan kamar tahanan warga binaan, berlangsung aman dan humanis. Tim melakukan pemeriksaan intensif di blok Akasia, Jamrud, Safir, Medium dan Blok Intan.

“Ini kita lakukan sebagai bentuk sinergitas jajaran Pemasyarakatan dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dalam melaksanakan upaya pencegahan dan penanggulangan keamanan ketertiban pada UPT Pemasyarakatan,” sebutnya.

Kegiatan tersebut, kata Yan Rusmanto, juga bagian dari silaturahmi antarsesama aparat penegak hukum, TNI-Polri, BNNK serta deteksi keamanan menjelang Ramadhan yang sebentar lagi akan tiba.

“Razia ini bukan saja kita yang melakukan, namun serentak Lapas/Rutan dengan berdasarkan Surat Edaran Dirjen PAS No. PAS.2-PK.02.10.02-143,” terang Yan Rusmanto.

Diakui Kalapas, sinergitas yang sudah terjalin antara Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Koramil 04 Talawi, Koramil Tanjung Tiram, Polres Batu Bara dan BNNK Asahan, BNNK Batu Bara akan terus membaik.

“Kami berterimakasih atas dukungannya selama ini dan pada kegiatan kali ini, alhamdulilah berjalan dengan aman, lancar dan tertib,” kata Yan Rusmanto.

Sementara, perwakilan APH daru BNN Kabupaten Asahan, Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, Rohim berterimakasih kepada Lapas Kelas II A Labuhan Ruku yang telah mengikutkan APH terhadap Razia gabungan.

Sebagaimana diketahui pemikiran pemikiran tentang Lapas itu banyak terdapat barang terlarang di dalamnya. “Malam ini kita dibuktikan dengan tidak adanya barang barang terlarang seperti handphone dan narkoba,” ujarnya.

Rohim berharap, kegiatan seperti ini bisa terus lanjut terlebih Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku merupakan Wilayah hukum BNNK Asahan, tentu sinegritas harus selalu ditingkatkan.

Pada pelaksanaan razia gabungan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Kali ini ditemukan di dalam sel tahanan napi beberapa alat makan aluminium serta sendok stainles, mancis dan potongan kayu.(SUSI)

Berita sebelumyaDidampingi Kapolri Panglima TNI Buka Latsitarda Nusantara ke-41
Berita berikutnyaBupati Terbit Rencana PA Instruksikan, Gaji P3K Segera Dicairkan