Masyarakat Desa Mangkai Baru Antusias Dirikan Rumah Tahfiz Quran

145

garudaonline-Batu Bara | Masyarakat Desa Mangkai Baru, Kecamatan Limapuluh Kabupaten Batu Bara antusias untuk mendirikan Rumah Tahfiz Quran (RTQ) di desa tersebut.

Hal ini terlihat dari munculnya kekompakan serta keikhlasan untuk menyumbangkan sebagian rezekinya demi pembangunan RTQ tersebut. Awalnya ide tersebut digagas beberapa tokoh agama di desa itu.

Setelah mendapatkan beberapa masukan, Kepala Desa Mangkai Baru Sugiyanti, langsung merespon dan menyosialisasikan perihal tersebut ke beberapa tokoh masyarakat lainnya. Hasilnya, semua warga setuju untuk melakukan gotong royong mendirikan Rumah Tahfiz Quran tersebut.

Kepala Desa Mangkai Baru, Sugiyanti melakukan peletakan batu pertama sebagai menandai dimulainya pembangunan Rumah Tahfiz Quran, Kamis (4/3/2021). RTQ dibangun di sebelah Masjid Al-Hidayah, di Dusun II, Desa Mangkai Baru.

Sugiyanti dalam kegiatan itu didampingi Babinsa Mangkai Baru Serka Sunardi, Kepala BPD Mangkai Baru Paidi, Kepala BUMD Purwadi, serta tokoh agama/ masyarakat serta warga setempat.

Dana terkumpul dari masyarakat hingga Kamis (4/3), sudah Rp53 juta. Kades Sugiyanti optimis, jika masyarakat Mangkai Baru tetap kompak seperti ini, RTQ tersebut akan selesai dalam jangka waktu empat bulan mendatang.

“Alhamdulillah pembangunan Masjid Besar pada enam tahun lalu telah bersama-sama kita selesaikan. Berkat antusias kita bersama masjid yang kokoh ini berhasil kita dirikan,” katanya.

Kades Sugiyanti sangat mengapresiasi seluruh masyarakat Mangkai Baru yang telah mau bergotongroyong untuk kebaikan.”Dan, hari ini kita kembali termotivasi untuk mendirikan Rumah Tahfiz Quran,”ujarnya.

Keberadaan RTQ itu diharapkan dapat membantu pembekalan akhlakul karimah para generasi muda kita ke depan,” ujar Suģiyanti, kepala desa yang dikenal energik dan dekat dengan warganya.

Tokoh agama di Desa Mangkai Baru, HM Adi Supri mengharapkan ke depan generasi muda dapat memakmurkan masjid. Rumah Tahfiz Quran merupakan suatu wadah yang sangat baik untuk menempa akhlakul karimah anak cucu kita.

Melihat semakin berkembangnya zaman, alangkah baiknya anak cucu kita sejak usia dini dibentengi dengan ilmu agama. Melalui RTQ ini juga nanti diharapkan memunculkan bibit-bibit imam untuk memakmurkan masjid.

“Kami yang sudah tua-tua ini giginya sudah banyak ompong. Jadi melafazkan surah-surah Alquran sudah tak fasih lagi. Jadi anak-anak muda inilah nanti yang akan menggantikan kami,” harapnya. (SUSI)

Berita sebelumyaMasyarakat Karang Rejo Kawal dan Doakan Bupati Langkat
Berita berikutnyaDirjen Dukcapil : Lembaga Minta Fotokopi KTP el Masih Kerja Manual