Mendagri Tito Karnavian Apresiasi Capaian Vaksinasi di Kota Ambon

122
Foto bersama usai rakor penanganan Covid-19 dan percepatan Vaksinasi di Maluku yang berlangsung di Aula Kantor Gubernur Maluku, Jumat (24/12/2021).

garudaonline – Ambon | Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi capaian vaksinasi Covid-19 di Kota Ambon. Dari target yang dicanangkan Presiden Joko Widodo sebanyak 70 persen untuk dosis pertama, Kota Ambon telah berhasil mencapai angka 91 persen. Capaian tersebut menempatkan Kota Ambon menjadi satu-satunya daerah di Maluku yang telah mencapai target vaksinasi.

“Sehingga saya menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Kota Ambon,” ujar Mendagri saat Konferensi Pers usai Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Covid-19 dan Percepatan Vaksinasi di Maluku yang berlangsung di Aula Kantor Gubernur Maluku, Jumat (24/12/2021).

Rakor tersebut diikuti oleh Gubernur Maluku, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maluku, kepala daerah se-Maluku, serta beberapa pejabat terkait lainnya. Hadir dalam kesempatan itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal ZA serta Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Maxi Rein Rondonuwu.

Mendagri melanjutkan, Kota Ambon merupakan daerah yang tingkat kerawanan penularannya sangat tinggi, karena tergolong daerah yang padat penduduk. Mendagri bersyukur, dengan kolaborasi yang dilakukan Pemerintah Kota Ambon bersama dengan berbagai pihak terkait, capaian laju vaksinasi di daerah tersebut sangat tinggi.

“Tapi kita sudah minta juga kepada wali kota, sisir kembali terutama yang lansia, lansia itu yang rentan, (lakukan secara) door to door,” ujar Mendagri.

Di lain sisi, Mendagri meminta daerah lain di Provinsi Maluku agar dapat meniru strategi yang diterapkan Kota Ambon. Meski dirinya menyadari tantangan yang dihadapi masing-masing daerah begitu beragam, paling tidak daerah lain dapat meniru upaya kolaborasi yang dilakukan Pemerintah Kota Ambon dengan berbagai pihak lainnya.

“Mudah-mudahan teman-teman bupati/wali kota yang lain bisa meniru, tapi kan tantangannya mungkin beda-beda ya, paling tidak meniru kolaborasinya,” terang Mendagri.

(rel/wan)

Berita sebelumyaKapolsek Medan Timur Turunkan 123 Personel Amankan Nataru
Berita berikutnyaPercepatan Vaksinasi Jadi Indikator Evaluasi Kinerja Pemda