Nadia Amira, Bocah di Batu Bara Mengidap Penyakit Aneh

255

garudaonline-Batu Bara | Bocah Nadia Amira berusia 8 tahun, menderita penyakit terbilang aneh, karena hampir seluruh tubuhnya melepuh seperti terbakar.

Penelusuran wartawan di Dusun IV Desa Aras Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara, Selasa (2/3/2021) menemukan seorang bocah perempuan bernama Nadia Amirah (8) memiliki penyakit kulit terbilang aneh.

Nadia, putri pertama Tumiran (51), terpapar penyakit kulit yang tergolong aneh disebabkan hampir seluruh kulit melepuh seperti terbakar bahkan di wajahnya.

Nadia sudah hampir 8 tahun mengalami gangguan penyakit kulit yang seharusnya mendapatkan perawatan khusus dari pihak medis.

“Namun, karena ketiadaan biaya terpaksa kami rawat di rumah,” ungkap Tumiran yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan seraya menyebut penyakit dialami anaknya sudah sejak lahir.

Kulit Nadia akan melepuh dan berair layaknya luka bakar bila terkena gesekan atau sentuhan. Luka-luka lecet seperti terbakar terdapat di sekujur tubuh hingga wajahnya.

“Nadia selalu merintih dan menangis karena rasa sakit dirasakan. Anak saya dirawat di rumah saja, pakai obat seadanya terkadang cuma pakai kapsul dicampur minyak lampu,” beber sang Ayah sendu menahan sedih.

Diungkapkan Tumiran, keluarga tidak punya biaya untuk membawa Nadia ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan semestinya. Dia hanya bisa pasrah menghadapi penyakit putrinya sembari berharap uluran tangan dermawan demi kesembuhan Nadia.

Sayangnya Tumiran tidak pernah melaporkan penyakit yang diderita putrinya kepada pihak Pemerintahan esa setempat maupun ke Puskesmas. Terpisah, Kades Desa Aras Muhammad Yusuf mengatakan sudah mendapatkan laporan adanya warga yang sedang sakit.

“Saya sudah menelpon Kaur di kantor dan memerintahkan untuk menguruskan BPJS secepatnya untuk meringankan biaya pengobatan bila nanti saat dirujuk ke rumah sakit,” terang Yusuf.(SUSI)

Berita sebelumyaTurnamen Bolakaki U-15 : PSLS Lancok Lolos ke Final
Berita berikutnyaDilarang Ambil Foto, Wartawan dan Keluarga Terdakwa Penipuan Rp 4 Miliar Cekcok