Panglima TNI dan Kapolri Pantau Vaksinasi Covid-19 di Banyuwangi

306
Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta mendampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Probowo saat melaksanakan video conference di RSNU Mangir

garudaonline – Banyuwangi | Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Probowo melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur dalam rangka memantau pelaksanaan vaksinasi Covid-19, Kamis (14/10/2021).

Vaksinasi yang diselenggarakan untuk membentuk kekebalan komunitas atau herd immunity ini dipusatkan di RSNU Mangir Rogojampi, Banyuwangi dan dilaksanakan secara serentak di 45 Puskesmas se-Kabupaten Banyuwangi.

Adapun jumlah target vaksinasi sebanyak 15.000 peserta terdiri dari 1.500 di RSNU Mangir dan 13.500 tersebar di 45 Puskesmas. Kegiatan ini merupakan kerja sama gabungan dari Dinas Kesehatan, TNI, Polri serta relawan Jawa Timur.

Tiba di RSNU Mangir, Panglima TNI Marsekal Hadi langsung menyapa dan menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang sedang melakukan vaksinasi tahap 1 dan 2 tersebut.

Selain Panglima TNI dan Kapolri, hadir dalam kegiatan itu adalah Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, Panglima Komando Armada II Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta.

“Tujuan kami ke sini adalah untuk mempercepat vaksinasi sehingga target kekebalan komunal bisa tercapai. Kami juga mengingatkan meskipun sudah divaksin tetap harus mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, dan menghindari kerumunan,” ucap Hadi.

“Angka penyebaran Covid-19 sudah mengalami penurunan, maka kita patut bersyukur. Namun, saya ingatkan dengan apa yang selalu disampaikan oleh Bapak Presiden yaitu kita harus selalu melaksanakan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, ini adalah yang terpenting bisa melindungi kita dari terpaparnya Covid-19,” Hadi menambahkan.

Lebih lanjut, Marsekal Hadi menyampaikan apresiasi dan berterima kasih serta rasa bangga kepada masyarakat Kabupaten Banyuwangi karena antusias untuk mengikuti kegiatan vaksinasi.

“Semalam dilaporkan kepada saya dan Bapak Kapolri bahwa target hari ini 15.000, namun baru sore ini sudah mencapai 17.000. Memang diperuntukkan untuk lansia dan remaja di atas 12 tahun.”

“Namun saya ingatkan sekali lagi kepada masyarakat. Apabila hari ini kita masih melaksanakan vaksinasi pertama untuk bertanya kepada petugas kapan saya melaksanakan vaksinasi kedua?” imbuh Hadi.

Harapan Panglima TNI dengan dilaksanakan vaksinasi massal ini, masyarakat Banyuwangi nantinya benar-benar terhindar dari bahaya Covid-19.

“Sekali lagi bagi masyarakat yang sudah melaksanakan vaksin pertama dan kedua hendaknya tetap selalu menggunakan masker supaya tren yang saat ini sedang bagus-bagusnya terus akan bisa kita tekan sampai angka paling bawah.”

“Kegiatan dan aktivitas masyarakat semuanya bisa berjalan dengan baik dan tidak terulang lagi kasus sampai puncak seperti yang terjadi pada bulan Juli-Agustus kemarin, sekarang sudah turun.”

“Terima kasih atas kerjasamanya TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Dinkes dan relawan. Saya dapat laporan dari Bupati juga bahwa banyak relawan yang ikut dalam pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Banyuwangi ini. Terima kasih atas kerjasamanya,” tutup Hadi.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan upaya mempercepat vaksinasi guna mendapat kekebalan dari serangan virus Covid-19, dan hal tersebut harus diimbangi dengan kelonggaran kegiatan masyarakat.

“Dengan begitu masyarakat mendapat kekebalan dari serangan Covid-19. Karena vaksinasi merupakan kunci pengendalian Covid-19 sekaligus modal dasar dalam hidup berdampingan dengan virus tersebut,” ujar Kapolri.

“Pelaksanaan vaksinasi massal harus terus kita lakukan sampai memenuhi target herd immunity sebesar 70%. Saya sebagai Panglima TNI merasa bangga bahwa sinergitas TNI-Polri yang ada di Banyuwangi sangat luar biasa,” tutur Kapolri.

Kapolri juga mengucap syukur bahwa saat ini Indonesia khususnya wilayah Jawa Timur telah mampu melaksanakan dan mengendalikan angka penyebaran Covid-19 hingga di bawah angka 1.000.

“Saat ini Indonesia berada di urutan nomor satu untuk pertumbuhan penanganan Covid-19 di Asia Tenggara. Apalagi kalau kita lihat di negara tetangga kita Singapura dan Malaysia serta beberapa negara lainnya.”

“Alhamdulillah Indonesia saat ini yang tadinya berada di bawah saat ini berkat kerjasama dan sinergi seluruh komponen yang ada angka penyebaranb Covid-19 bisa dikendalikan,” ujar Kapolri.

Di sela kunjungannya, Panglima TNI dan Kapolri juga menyerahan sembako kepada perwakilan kecamatan dan desa, dilanjutkan dengan melaksanakan video conference di RSNU Mangir.

Video Conference dilakukan untuk berkomunikasi dengan seluruh puskesmas yang melaksanakan vaksinasi secara serentak. Dalam video conference tersebut Panglima TNI menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh aparat yang bekerja keras untuk mengendalikan Covid-19.

(rel/wan)

Berita sebelumyaRizaldi Mavi Dipercaya Menjadi Ketua Wilayah BBPPP Sumut, Iwan Suherman Wakil Sekretaris
Berita berikutnyaSambut 35 Tahun Operasional KA Babaranjang, KAI Hadirkan Lokomotif Livery Vintage Era 1953-1991