Pembangunan Infrastruktur Kelistrikan di Wisata Danau Toba Butuh Rp 219,91 Miliar

307

garudaonline – Medan | Danau Toba merupakan 1 dari 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). Pengelola kawasan DPSP Danau Toba adalah Badan Pengelola Otorita Danau Toba (BPODT).

Di lokasi wisata itu, pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan terus didorong melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diterima PLN dalam bentuk PMN.

Kepala Divisi Komunikasi Publik BPODT, Mosanda mengatakan pengembangan Danau Toba membutuhkan infrastruktur kelistrikan sekitar 25 MW.

“Investasi pengembangan kurang lebih Rp26 triliun dengan prediksi sekitar 21.000 mobilisasi pengunjung, penyerapan tenaga kerja 30.000 orang,” ujar Mosanda, Jumat (19/11).

Nantinya pasokan listrik akan menyuplai ke tiga lokasi wisata antara lain central village, south ridge, dan north ridge termasuk pengelolaan air bersih, limbah, sampah.

Diperkirakan kebutuhan daya listrik untuk pengembangan kawasan DPSP Danau Toba dengan total 29,29 MVA secara bertahap. Tahap 1 (2021 – 2030) sebesar 11 MVA, Tahap 2 (2031 – 2040) sebesar 5,87 MVA dan Tahap 3 (2041 – 2050) sebesar 12,42 MVA.

Sementara itu, Direktur Bisnis Regional Sumatera Kalimantan PLN, M. Ikbal Nur menyebutkan kebutuhan anggaran pembangunan infrastruktur kelistrikan DPSP Danau Toba sebesar Rp 219,91 miliar.

Jumlah itu terdiri dari pembangunan jaringan distribusi untuk perkuat sistem kelistrikan desa wisata Danau Toba sebesar Rp 7,9 miliar, pembangunan SKTM, GH dan jaringan distribusi untuk memperkuat sistem kelistrikan daerah sekitar DPSP Danau Toba sebesar Rp 22,725 miliar, dan pembangunan SUTT 150 kV, GI 150/20 kV dan jaringan distribusi 20 kV dalam kawasan DPSP Danau Toba sesar Rp 189,26 miliar.

“Ini sebuah ambisi yang bukan main – main, PLN pasti dengan target sebesar itu akan membangun juga secara bertahap untuk membuat sistem kelistrikan ini semakin handal. PLN sifatnya menjadi proaktif dalam menjamin investor bahwa kelistrikan desa pariwisata terpenuhi,” tutup M. Ikbal Nur.

(Nor)

Berita sebelumyaRisma Semangati Anak-anak Penerima Bantuan di Medan: Ayo, Jangan Menyerah
Berita berikutnyaProgram Rehabilitasi Narkoba, Jampidum Kejagung Beri Penghargaan Kepada Kejari Medan