Pemko Binjai Akan Beri Sanksi Pangkalan Jual Gas Elpiji 3 Kg di Atas HET

254
Kabag Perekenomian Pemko Binjai, Binawan, saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah pangkalan gas

garudaonline-Binjai | Pemerintah kota Binjai, akan memeberikan sanksi kepada pangkalan yang menjual tabung gas 3 Kg di atas Harga Eceran Terendah (HET).

Bagi pangkalan gas elpiji yang menjual harga di atas Rp16.000 akan kita tutup dan cabut izin usahanya.

“Nanti akan kita panggil agen gas untuk menindak pangkalan tersebut,” tegas Kabag Perekenomian Kota Binjai, Binawan, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pangkalan gas di Kecamatan Binjai Selatan, Rabu (28/7/2021).

Dikatakannya, sidak evaluasi penyaluran tabung gas 3 Kg sesuai SK Wali Kota Binjai 2016. Di situ diwajibkan untuk setiap pangkalan agar memiliki plang usaha yang tertera HET.

Jika pangkalan tidak dapat menertibkan agen yang berulang-ulang melakukan pelanggaran, maka kita akan menyurati Kementerian ESDM supaya diteruskan ke Pertamina agar mencabut izinya,” tegas Binawan, sembari meminta pangkalan agar menjual gas sesuai dengan SOP.

Di sisi lain, hal serupa pun dilaksanakan di Kecamatan Binjai Utara. Adri Rivanto selaku camat mengaku pihaknya melakukan pengawasan secara berkala untuk bahan bakar gas tabung 3 kg.

Artinya, dari segi ketersediaan, harga, administrasi hingga keamanannya turut dilakukan pemeriksaan. Dari 79 pangkalan gas di Kecamatan Binjai Utara, sejauh ini dari beberapa sampel yang kita ambil terbilang menjalankannya sesuai peraturan.

Memang ada beberapa kios eceran yang memperjualbelikannya, namun sudah kita imbau supaya tidak mengulanginya, sebab gas tabung 3 kilo khusus untuk rumah tangga dan warga kurang mampu atau menengah ke bawah.

“Untuk itu, apabila menemukan pangkalan yang ‘nakal’, masyarakat dapat melaporkannya ke Pemerintah Kota Binjai, supaya ditindak,” kata Adri Rivanto.(anora)

Berita sebelumyaSMPN 1 Bireuen Juara Umum KOSN 2021, Ibrahim Harun Spd MSM : Alhamdulillah
Berita berikutnyaPAN Sumut Ajak PW Muhammadiyah Bersinergi Berdayakan Umat