Pengamat Ungkap Kelemahan GeNose Test Kualanamu

130
Ilustrasi.
Ilustrasi.

garudaonline – Kualanamu l Bandara Kualanamu, Sumatera Utara dan sejumlah stasiun kini sudah menerapkan tes GeNose C19 bagi calon penumpang. Test ini menjadi alternatif tes Covid-19, selain rapid tes antigen dan PCR.

GeNose C 19 salah satu alat screening yang dikeluarkan oleh tim inovasi UGM dengan sudah melakukan uji coba secara massive dan sudah mendapatkan izin edar dari Kemenkes.

“Artinya tidak ada lagi keraguan mengenai alat ini karena sudah 90% signifikan dapat memberikan keputusan terhadap status hasil pemeriksaan terhadap covid 19 dan GeNose 19 ini perlu kita dukung karena kita harus bangga buatan dalam Negeri,” kata Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Cabang Sumut, Destanul Aulia, Selasa (8/6/2021).

Namun, berdasarkan pengamatannya, ada beberapa yang masih menjadi kelemahan dalam GeNose C 19 ini adalah pada proses validasi dan reabilitas yang cenderung lebih cepat karena didorong untuk percepatan sebagai bentuk inovasi bangsa.

Kemudian dengan menggunakan model tiup napas katanya sehingga khawatir penyakit lain dalam pernapasan juga ikut seperti penyakit pada paru karena susah untuk membedakannya.

Dan biayanya yang lebih murah yaitu sekitar Rp35.000 sehingga mendorong lebih ramai masyarakat untuk memilihnya ini akan menyebabkan kerumunan masyarakat atau sistem antrian yang panjang dan dikhawatirkan akan menularkan Covid 19.

“Dengan test ini sikap masyarakat untuk segera cepat puas untuk tidak terjangkit covid-19 karena lebih murah sehingga langsung abai dengan tidak memakai masker lagi, tidak cuci tangan dan tidak menjaga jarak lagi

Begitu juga GeNose C 19 sensitif pada orang yang merokok dan baru makan dan minum dalam waktu 30 menit sehingga harus dijaga betul agar alat tidak bias dan ini menjadi masalah juga.

Dan dari sisi bisnis tentu akan mengurangi permintaan terhadap tes lainnya seperti antigen yang selama ini sudah menjadi pilihan. (Nor)

Berita sebelumyaPoldasu Siapkan Skema Pengamanan PSU Jilid II Pilkada Labuhanbatu
Berita berikutnyaDukcapil–BPS Makin Solid Wujudkan Satu Data Kependudukan, Mendagri Beri Pujian