Penutupan Objek Wisata dan Larangan Hajatan di Langkat Diperpanjang

225
Sekdakab Indra Salahuddin bersama Kapolres Langkat saat memimpin rakor pencegahan Covid-19

garudaonline-Langkat | Penyelenggaraan hajatan masih dilarang, termasuk objek wisata juga masih ditutup untuk wilayah Kabupaten Langkat.

“Pelarangan hajatan dan penutupan objek wisata masih berlaku,” sebut Sekdakab Langkat dr H Indra Salahuddin mewakili bupati, pada Rakor Penanganan Covid-19 Kabupaten Langkat, di Ruang Rapat Sekda, Kantor Bupati Langkat, Stabat, Kamis (12/8/2021).

Pelarangan ini, sambung Sekda Indra Salahuddin, akibat meningkatnya level PPKM Covid-19 Langkat dari level 2 dilevel 3.

Sebab, terdapat zona merah di empat kecamatan, yakni di Kecamatan Sei Lepan, Kuala, Babalan, Hinai dan Kecamatan Stabat.

Jadi, tegas Sekda, dianggap perlu pemberlakuan perpanjangan pembatasan, serta untuk tidak melaksanakan hajatan, serta masih ditutupnya objek wisata.

“Pelarangan hajatan dan penutupan objek wisata diperpanjang sampai waktu yang belum ditentukan,” tandas Sekda.

Sekda juga menyampaikan, para pengusaha dan pelaku wisata akan dikumpulkan untuk melakukan sosialisasi dalam pencegahan Covid-19.

Sementara, Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok mengatakan, akan mendirikan pos penyekatan di Tugu Keris di perbatasan Kecamatan Stabat dengan Binjai.

Juga Pos di Kecamatan Kuala, tepatnya di Tugu Durian Mulok, untuk pembatasan antara Kecamatan Selesai dan Kuala.

Selain itu, juga pendirian Pos Pembatasan di Desa Sei Karang Kecamatan Stabat. Sedangkan, perbatasan Aceh-Sumut, posnya di Kecamatan Besitang.

Pos ini untuk mengurangi masuknya warga luar Langkat. Sebab banyaknya penyumbang Covid-19 dari luar yang berkunjung ke Langkat, khususnya objek-objek wisata.

Rakor ini juga dihadiri para anggota Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Langkat.

Sebelumnya, Sekda menghadiri rapat penertiban barang milik daerah di Provsu melalui Vidcon, dari Ruang LCC Kantor Bupati Langkat, Selasa (10/8/2021).

Turut mendampingi Sekda, Inspektur H Amril, Kabag Hukum Alimat Tarigan, Plt Kadis PUPR H Sujarno, Kabid Pengembangan Perumahan dan Permukiman Dinas PKP, Retti Yanti.(SLM)

Berita sebelumyaPPKM Darurat, Arus Lalu Lintas di Kota Binjai Dialihkan
Berita berikutnyaHitungan Jam, Polres Asahan Berhasil Ringkus Wanita Pembuang Bayi