Perkuat Keharmonisan Antar Umat Beragama, BKAG Kunjungi MUI Kota Medan

107
Ketua dan Pengurus MUI Kota Medan Berfoto Bersama Ketua dan Pengurus BKAG Kota Medan

garudaonline – Medan | Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan menerima kunjungan Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Kota Medan yang telah terdaftar secara resmi di lembaran negara Kementerian dalam Negeri Rebuplik Indonesia (Kemendagri). Dalam rangka silaturahim untuk membangun Medan berkah, Kamis (10/2/ 2022) di kantor MUI Kota Medan.

Tim BKAG Kota Medan hadir bersama ketua umum Pdt Johnny Alexander Lontoh, didampingi Sekretaris Umum, Pdt Dr Suardin Gaurifa, Ketua III, Pdt Krisman Saragih, Penasehat, Salomo Hutabarat dan  Sinta, Bendahara Umum, Risma Nadeak S PAK serta Pengurus, Remina Sinaga, S Sos dan Pdt Jan F Saragih.

Kedatangan tim BKAG Kota Medan, disambut hangat oleh Ketua MUI Kota Medan, Dr H Hasan Matsum M Ag bersama pengurus MUI Kota Medan. Dikatakan Hasan, MUI Kota Medan sangat terbuka dan berterimakasih untuk kedatangan Pengurus BKAG Kota Medan ke kantor MUI kota Medan. Terlebih lagi kerinduan untuk membangun kebersamaan dalam harmoni bagi masyarakat Kota Medan.

“Kerjasama yang sangat indah antara MUI Kota Medan dan BKAG Kota Medan sebagai organisasi yang meliputi himpunan Gereja-Gereja lintas denominasi. Bahwa diperlukan kebersamaan dalam mempertahankan harmoni antar umat beragama dan juga mediasi bagi permasalahan permasalahan masyarakat sebagai peran serta dalam mendukung Pemerintah Kota Medan,” ungkapnya.

Sementara Pdt Johnny Alexander Lontoh menyambut dengan optimis bahwa BKAG Kota Medan hadir untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan Medan berkah lewat pembangunan rohani masyarakat dan sekaligus pembangunan hubungan rukun masyarakat lintas agama.

Ditambahkan Pdt Dr Suardin Gaurifa M Th bahwa MUI Kota Medan adalah partner yang tepat bagi BKAG kota Medan membangun Medan Berkah. Oleh karena salah satu program utama BKAG Kota Medan adalah membangun rukun secara internal pada masyarakat Gereja lintas denominasi dan juga membangun rukun masyarakat lintas agama di kota Medan. Maka adalah sesuatu yang diperlukan kolaborasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) kota Medan.

Silaturahmi ini pun menghadirkan rasa persaudaraan yang kuat walau beda Agama. Sebagaimana dikutipkan oleh Dr. H hasan Matsum bahwa kita harus bersatu walau berbeda karena “yang beda jangan disamakan dan yang sama jangan dibedakan”.

Keduanya saling berdamba untuk saling mengundang dalam kegiatan kegiatan keagamaan dalam rangka memberikan pencerahan bagi umat lintas agama untuk mewujudkan harmoni ummat beragama di Kota Medan. (Ain)

Berita sebelumyaKontribusi PDRB Sumut di Pulau Sumatera Capai 23,37 Persen
Berita berikutnyaDua Pemasok Ekstasi ke Bosque KTV Divonis 15 Tahun Penjara