Perkuat Komunikasi Publik Penanganan Covid-19 Menghadapi Nataru, KPCPEN Berkolaborasi bersama Kemenkominfo dan Kemendagri

303

garudaonline – Jakarta | Tim Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) beserta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyelenggarakan Sosialisasi dan Penguatan Komunikasi Publik. Hal itu dilakukan dalam rangka penanganan pandemi Covid-19 menuju Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kegiatan berupa webinar tersebut dilakukan pada Kamis (23/12/2021), dan ditujukan untuk petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dan Pemerintahan Desa (Pemdes).

Adapun kegiatan tersebut diisi oleh narasumber dari berbagai bidang, di antaranya Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Kemenkominfo Hasyim Gautama, Direktur Satpol PP dan Linmas Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri Bernhard E. Rondonuwu, serta Kasubdit Fasilitasi Pengelolaan Keuangan Desa Ditjen Bina Pemdes Kemendagri Farida Kurnianingrum.

Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Kemenkominfo Hasyim Gautama mengatakan, libur hari raya Natal 2021 sekaligus Tahun Baru 2022 memang menjadi momentum banyak orang untuk melakukan mobilitas massal. Dengan demikian, pergerakan orang antarkota-antarprovinsi sangat mungkin terjadi.

Meskipun pemerintah mengumumkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 tidak jadi diberlakukan di semua wilayah, pemerintah tetap melakukan antisipasi agar pergerakan massa tidak terjadi. Misalnya, dengan melakukan pemeriksaan ketat massa yang melakukan perjalanan untuk menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditentukan, wajib sudah divaksin, swab antigen 1×24 jam, dan lain sebagainya.

“Status Indonesia untuk kasus pandemi mampu menekan sebaran Covid-19. Namun harus tetap waspada dengan varian baru Omicron yang sudah berada di sejumlah negara. Sehingga perlu penguatan melalui testing, tracing, treatment (3T). Covid-19 untuk Indonesia yang meski kasusnya rendah, anstisipasi libur Nataru harus dilakukan,” terang Hasyim.

Sementara itu, Direktur Satpol PP dan Linmas Ditjen Bina Adwil Kemendagri Bernhard E. Rondonuwu menegaskan, antisipasi pergerakan massa di libur Nataru sangat didukung penuh oleh seluruh jajaran Forkopimda di semua wilayah.

Bernhard menambahkan, sinergi dan kolaborasi hingga unit terkecil, sampai pemerintahan desa bahkan setingkat Rukun Warga (RW) dan Rukun Tetangga (RT) sangat penting dilakukan. Sebab, jumlah SDM Satpol PP dan Satlinmas terbatas, sehingga diperlukan kerja sama dengan seluruh unsur terkait.

“Bagi kami di Satpol dan Linmas, penegakan disiplin protokol kesehatan menjadi hal yang rutin, yang tidak boleh tidak, yang harus menjadi kegiatan setiap hari. Kami juga rutin melaporkan wilayah-wilayah yang belum mencapai target vaksinasi menyeluruh, berkoordinasi dengan instansi terkait di semua daerah,” tegas Bernhard.

Menyepakati hal itu, Kasubdit Fasilitasi Pengelolaan Keuangan Desa Ditjen Bina Pemdes Kemendagri Farida Kurnianingrum menjelaskan peran desa dalam pelaksanaan menghadapi Nataru. Ia juga mengatakan, pihaknya bahkan telah melakukan antisipasi agar tak terjadi gelombang ketiga pendemi Covid-19. Upaya itu dilakukan di antaranya dengan melaksanakan PPKM di tingkat RT/RW, Desa/Kelurahan dan Kecamatan, mengaktifkan Posko Desa di setiap tingkatan dengan melihat kriteria zonasi pengendalian wilayah.

“Desa juga melakukan koordinasi bersama dengan camat, Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Membantu dalam hal percepatan pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan sampai akhir Desember 2021,” tambah Farida.

Kegiatan virtual yang berlangsung selama dua jam ini diikuti oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi, Perwakilan Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten/Kota, Kepala Bidang Trantibum Provinsi dan Kabupaten/Kota, dan Kepala Bidang Linmas Provinsi dan Kabupaten/Kota. Selain webinar, dalam kesempatan ini juga dilakukan Pengumuman Kompetisi Video Satpol PP Satlinmas dan Pemdes Lawan Covid-19.

(rel/wan)

 

Berita sebelumyaMendagri Tito Karnavian Pantau Langsung Vaksinasi di Kota Ambon
Berita berikutnyaPWI Asahan Jalin MoU Pelatihan Jurnalistik dengan UNA