Petugas Tracing Covid-19 Dipecat Usai Data Keluarga Dinkes Medan

277

garudaonline – Medan | Setelah sempat viral di media sosial (Medsos), petugas Tracing Covid-19 Liana Purba yang dipecat secara sepihak oleh pihak Puskesmas Sentosa Baru, Medan Perjuangan, mengadu ke Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman.

Liana Purba yang tengah hamil 9 bulan itu pun menyampaikan keluhannya karena mendapatkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) lantaran tugasnya mendata warga yang terindikasi positif Covid-19 di wilayah kerjanya. Liana di PHK sepihak karena melakukan tracing terhadap salah satu anggota keluarga pegawai di Dinkes Kota Medan.

“Yang saya lakukan sesuai SOP pak, enak aja mereka main pecat. Saya rasa saya macam sampah diperlakukan seperti ini,” ucap Liana kepada Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman, Senin (22/3/2021).

Liana yang merupakan warga Jalan Perjuangan Batang Kuis ini mengaku sudah melakukan konfirmasi dengan pihak BNPB dan meminta penjelasan kepada Kepala Puskesmas Sentosa Baru, terkait adanya pemutusan kerja sepihak tersebut.

“Saya sudah tanyakan langsung bu Mutia Nimpar, Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Medan, lewat telepon. Tapi nomor saya diblokir,” sambung Liana sambil meneteskan airmata.

Mendengar keluhan Liana Purba tersebut, Aulia Rachman, langsung menelpon yang berwenang antara lain; Kepala BNPB, Kepala Puskesmas Sentosa Baru dan Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Medan.

Di hadapan Liana, Aulia pun menyalakan speaker ponselnya untuk berkomunikasi dan menanyakan langsung perihal masalah yang terjadi soal PHK sepihak.

“Nah udah dengar kan dek. Jangan nangis lagi. Gak ada yang berani mecat kamu dek. Dinas Jangan coba macam-macam mereka. Apalagi kamu tengah hamil tua begini,” kata Aulia Rachman.

Aulia menegaskan kepada Dinas Kesehatan agar tidak sembarangan dalam mengambil tindakan. Apalagi sampai memecat petugas Tracer yang ternyata mendata dan melakukan tugas sesuai SOP dalam mencegah penyebaran Covid.

“Saya ingatkan Dinas Kesehatan Medan tidak semena-semena terhadap pekerja lepas. Kita akan tindak tegas,” pungkas Aulia.

(Nor).

Berita sebelumyaPLN Perpanjang Stimulus Listrik Periode April–Juni 2021
Berita berikutnyaBuyung Tato Ngaku Bunuh Temannya Sesama Sopir Angkot karena Sakit Hati