Polda Sumut Gagalkan Pengiriman 50 Kg Sabu ke Jakarta

196
Tersangka dan barang bukti 50 kg sabu

garudaonline – Medan | Ditresnarkoba Polda Sumut menggagalkan pengiriman narkotika jenis sabu seberat 50 kilogram ke Jakarta. Dari pengungkapan itu, polisi meringkus dua orang kurir yakni Muji (22) dan Fahrurozi (22). Keduanya merupakan warga Aceh.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengatakan pengungkapan itu dilakukan pada Selasa 21 Desember 2021 pukul 15.00 WIB di Jalan Megawati Medan – Binjai.

Petugas Unit 2 Subdit I dan  Unit 2 Subdit II Ditresnarkoba Polda Sumut mendapat informasi bahwa akan ada pengiriman narkotika jenis sabu antar provinsi dari Aceh ke Medan dan Jakarta.

“Sabu itu akan dikirim dengan menggunakan sebuah kendaraan dengan ciri-cirinya sudah diketahui. Selanjutnya tim melakukan penyelidikan dan memonitor di wilayah perbatasan Aceh – Medan. Di sana terpantau sebuah kendaraan yang dicurigai,” katanya, Sabtu (25/12/2021).

Kemudian terjadi kejar-kejaran antara petugas dengan para tersangka. Polisi pun berhasil menghadang dan menahan satu unit mobil Toyota Rush warna putih nomor polisi BL 1156 DD. Lalu diamankan dua tersangka dari mobil tersebut.

“Selanjutnya dilakukan penggeledahan di dalam mobil dan dapat ditemukan serta disita barang bukti berupa 50 bungkus kemasan teh Cina berisikan sabu dengan berat keseluruhannya 50 kg. Beberapa bungkus diletakan di bagian dalam pintu mobil, sedangkan yang lainnya ada dalam dua karung yang dikemas dalam pakaian bekas,” urai Hadi

Dari hasil interograsi terhadap tersangka Muji bahwa mereka disuruh oleh seseorang berinisial A (dalam penyelidikan). Di mana A menyuruh para tersangka untuk mengambil Toyota Rush yang berisi sabu di kawasan Idi Propinsi NAD untuk dibawa ke Medan dan Jakarta.

“Si A ini menjanjikan upah sebesar Rp200.000.000. Namun para tersangka baru menerima uang jalan sebesar Rp5.000.000.

Ketika berangkat dari Aceh mereka disuruh ganti nomor ponsel baru. Ketika sudah sampai Medan disuruh menunggu di pool bus Medan – Aceh dan akan diberikan petunjuk terkait pengiriman narkotika selanjutnya,” ujarnya.

Tim Ditresnarkoba sempat menunggu untuk memastikan ada yang menghubungi tersangka, tetapi karena tidak ada yang menghubungi, selanjutnya tersangka M dan F beserta barang bukti dibawa ke Mako Ditresnarkoba Polda Sumut guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Kasusnya masih dalam pendalaman. Dan saat ini tim sedang mengembangkan jaringannya termasuk melakukan pengejaran terhadap A,” bebernya.

(Nor)

Berita sebelumyaKakorlantas, Asops, dan Kadiv Humas Polri Pastikan Penerapan Prokes di Ruang Publik Surabaya Berjalan Baik
Berita berikutnyaPAN : Pemkab Tapsel Harus Serius Cari Solusi Atasi Banjir Disebabkan Meluapnya Sungai Batang Toru