Polisi Sita SIM Sopir Angkutan yang Positif Narkoba

142
Kabid Humas Kombes Pol Hadi Wahyudi

garudaonline – Medan | Polda Sumut dan Polres jajaran tengah p menindaklanjuti proses aturan terhadap 8 sopir angkutan darat yang urinenya terbukti positif.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi menyebutkan, delapan sopir yang positif narkoba sedang menjalani proses pemeriksaan.

“Kalau dia terbukti positif narkotika pasti kita asesmen, ditindaklanjuti kalau hanya bagian pengguna hasil asesmennya direhab ya direhab,” terangnya.

Hadi menegaskan, pihak kepolisian akan menarik SIM sopir yang terbukti positif narkoba itu.

“Sanksi itu pasti (tarik SIM). Selain tilang dan sebagainya sanksi itu kita lakukan. Terus jika sopir terbukti mengonsumsi narkotika hasil asesmen dia direhab, sementara SIM-nya kita tarik sesuai aturan,” tegas Hadi.

Kabid juga menyebutkan, terhadap sopir yang dinyatakan positif narkoba juga diperiksa perlengkapan kendaraannya.

“Sanksi tilang juga diberlakukan lah, kita periksa kelengkapan kendaraannya. Apabila, tidak dilengkapi kendaraannya kita sita jadikan barang bukti,” katanya.

Sebelumnya, sebanyak delapan pengemudi dinyatakan positif narkoba setelah dilakukan test urine oleh personel Direktorat Narkoba Poldasu dan Polres jajaran saat Operasi Ketupat Toba 2021.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, Direktorat Resnarkoba Polda Sumut dan jajaran melaksanakan test urine terhadap 144 sopir angkutan darat, udara dan laut.

“Dari hasil tes urine yang dilakukan, 136 orang dinyatakan negatif narkoba dan 8 orang lainnya positif. Delapan orang tersebut adalah pengemudi angkutan darat,” terang Hadi, Minggu (9/5/2021).

Para pengemudi yang dinyatakan urinenya positif narkoba akan diproses lanjut.

“Terhadap pengemudi angkutan yang hasil tes urine positif mengandung narkotika akan dilakukan pemeriksaan lanjut dan dikirim ke lembaga rehabilitasi,” katanya. (DED)

Berita sebelumyaKomantab Evakuasi Penyu Mati di Perairan Sibolga
Berita berikutnyaInvestasi Sapi Bodong, Jaksa Tuntut Oknum Polisi 2 Tahun 6 Bulan