Polres Labuhanbatu Berhasil Bongkar Sindikat Narkoba dan Sita 9.206 Butir Pil Ekstasi

80
Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti, S.I.K (3 dari kiri) didampingi Kasat Narkobanya AKP Martualesi Sitepu, S.H., M.H (3 dari kanan) memperlihatkan barang bukti pil ekstasi sebanyak 9.206 butir yang disita dari tiga orang tersangka.

garudaonline – Rantauprapat | Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu di bawah pimpinan Kasat Narkobanya AKP Martualesi Sitepu, S.H., M.H berhasil membongkar geng narkoba dari Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.

Dari pengungkapan itu, polisi menangkap tiga orang pelaku dan menyita barang buktinya berupa narkotika jenis pil ekstasi sebanyak 9.206 butir.

“Awalnya ditangkap satu orang terduga pelaku dengan inisial AS alias Ali (24),” kata Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti, S.I.K dalam keterangan persnya, kemarin.

Dijelaskan, tersangka Ali ditangkap pada Rabu, 3 Agustus 2022 sekira pukul 02.30 WIB, di Jalan Lintas Tanjung Sarang Elang, Desa Tanjung Sarang Elang, Kecamatan Panai Hulu, Labuhanbatu.

“Tersangka ditangkap saat hendak transaksi narkotika jenis pil ekstasi. Darinya disita barang bukti 1 bungkus plastik putih berisikan 996 butir pil ekstasi,” papar Anhar.

Lebih lanjut didampingi Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu, S.H., M.H, pimpinan tertinggi dalam organisasi Polres Labuhanbatu itu menjelaskan, setelah mengamankan tersanka Ali pihaknya langsung melakukan pengembangan.

Dari hasil pengembangan ditangkap tersangka kedua dengan inisial KA alias Anwar (26) warga Dusun Amal Tanjung Sarang Elang, Desa Tanjung Sarang Elang, Kecamatan Panai Hulu.

“Tersangka Anwar ditangkap sekira pukul 03.30 WIB, di rumahnya. Darinya disita 2 butir pil ekstasi dibalut dengan timah rokok warna kuning di dalam lemari. “Setelah diintrogasi, tersangka kedua ini mengaku masih ada menyimpan pil ekstasi di belakang rumahnya.”

“Sehingga dari pelaku kedua ditemukan lagi barang bukti 1 bungkus plastik putih berisikan 4.761 butir pil ekstasi dan 1 galon air mineral berisikan 3.447 butir pil ekstasi di belakang rumah pelaku di bawah pohon sawit,” Anhar menjelaskan.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka Anwar mengaku memperoleh pil ekstasi tersebut dari seorang laki-laki berinisial SN alias Udin (50).

Polisi yang mendapat keterangan itu lantas menangkap Udin di rumahnya di Dusun Amal, Desa Tanjung Sarang Elang, Kecamatan Panai Hulu sekira 05.00 WIB.

Dari pelaku ketiga ini ditemukan barang bukti 1 buah tas besar warna hitam berisikan pil ekstasi.

“Saat ini ketiga orang pelaku masih dilakukan pendalaman lebih intensif untuk mengungkap jaringannya. Mereka dipersangkakan dengan Pasal 114 Ayat (2) atau Pasal 112 Ayat (2) dari UU RI NO 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara sampai dengan seumur hidup,” terang AKBP Anhar.

(wan)

Berita sebelumyaKetua Dekranasda Harap Kampus UMKM Shopee Bantu Pelatihan Packaging dan Pemasaran Digital
Berita berikutnyaMau Uang Rokok, Mekanik Sepeda Motor Nyambi Antar Ganja 49 Kg