Polres Labuhanbatu Ungkap Sindikat Narkoba Jaringan Tanjungbalai-Labusel-Torgamba

149
Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan, S.I.K., M.H (tengah) didampingi Kasat Narkobanya AKP Martualesi Sitepu, S.H., M.H (kanan) merilis hasil tangkapan sindikat narkoba jaringan Tanjungbalai-Labusel-Torgamba

garudaonline – Rantauprapat | Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu dan Polsek Torgamba berhasil mengungkap sindikat narkoba jaringan Tanjungbalai, Labusel dan Torgamba.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap 4 orang tersangka dan menyita barang buktinya berupa narkotika jenis sabu-sabu seberat 493,08 gram bruto.

“Pengungkapan ini diawali dari ditangkapnya 2 tersangka SS alias Muneng (46) dan W alias Yudi (34),” kata Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan, S.I.K., M.H didampingi Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu, S.H., M.H, Selasa (21/9/2021).

“Kedua tersangka ini ditangkap personel Polsek Torgamba pada Jumat, 17 September 2021, di Dusun Cinta Makmur, Desa Aek Batu, Torgamba,” Deni menambahkan.

Dari penangkapan itu, sambung Deni disita barang bukti 3 Plastik klip berisi narkotika jenis sabu seberat 66,16 gram bruto, kaca pirex berisi sabu berat 1,4 gram bruto dan 1,58 gram bruto.

“Selanjutnya pada 18 September 2021 dari pukul 01.30 WIB hingga subuh kedua tersangka ini dikembangkan oleh personel Sat Narkoba Polres Labuhanbatu dan berhasil menangkap 2 tersangka lainnya.”

“Mereka adalah T alias Toncel (49) dan OPS alias Patar (39). Dari kedua tersangka ini, kami sita barang bukti 2 plastik klip berisi narkotika jenis sabu seberat 3,3 gram bruto, 2 botol kaca berisi sabu berat 419,62 gram bruto dan 6 plastik klip kecil berisi narkotika 1,02 gram bruto,” papar Deni.

Secara keseluruhan, sambung Deni, dari ke-4 tersangka disita 493,08 gram bruto sabu. Terhadap tersangka Yudi dijerat dengan Pasal 114 Sub 112 Yo 127 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Sedangkan untuk tersangka Muneng, Toncel dan Patar dipersangkakan melanggar Pasal 114 Sub Pasal 112 ayat 2 dengan ancama hukuman maksimal 20 tahun penjara.

“Adapun tersangka Muneng ini adalah target dari Polres Labuhanbatu. Ia adalah sindikat narkoba jaringan Tanjungbalai-Labusel-Torgamba, dimana dia memperoleh sabu yang diedarkannya sebanyak 500-400 gram setiap dua minggu sekali dan yang terakhir adalah sebanyak 400 gram bruto,” pungkasnya.

(wan)

Berita sebelumyaSinergitas TNI-Polri, Alumni AKABRI 98 Nawahasta Gelar Vaksinasi dan Baksos di Seluruh Nusantara
Berita berikutnyaCNP Gelar Dakwah Pembinaan Kampung Minoritas di Desa Buah Nabar