Polres Tanjungbalai Tangkap Mafia Penyelundupan Pekerja Migran

141
Personel Reskrim Polres Tanjungbalai merilis mafia penyelundupan pekerja migran

garudaonline – Tanjungbalai | Satreskrim Polres Tanjungbalai menangkap mafia penyelundupan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal di Dusun VI Ujung Kubu Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara pada Selasa (8/2) pukul 22.15 Wib.

Kapolres Tanjung Balai AKBP Triyadi menyebutkan, dua tersangka berhasil diamankan yakni Mis (40) warga Gg Baru Dusun V, Kel Sukamaju, Kecamatan Tanjungtiram, Batubara berperan sebagai pencari calon PMI. Kemudian tersangka Nas alias Yasir (35) warga Dusun VI Ujungkubu Kecamatan Nibung Hangus, Kab Batubara sebagai pengantar para PMI.

“Penangkapan berawal dari penggerebekan tempat penampungan para PMI ilegal di Lingk V Kel Sijambi Kecamatan Datukbandar Kota Tanjungbalai baru baru ini. Dari rumah itu petugas mengamankan 20 calon PMI ilegal yang akan diberangkatkan ke Malaysia melalui jalur laut rinciannya 13 laki laki dan 7 perempuan berasal dari berbagai daerah di Sumatera Utara, katanya, Jumat (11/2)

Berdasarkan hasil interogasi, tersangka Mis mengaku pada Selasa 01 Februari 2022 sekira pukul 22:00, dirinya memberikan seorang perempuan calon PMI, Lidia Anggraini yang akan diberangkatkan ke Malaysia tanpa dilengkapi dokumen sah melalui agen bernama Yasir.

Personel Opsnal Sat Reskrim Polres Tanjungbalai dipimpin Kasat Reskrim AKP Eri Prasetiyo kemudian melakukan penyelidikan hingga ke Kabupaten Batubara dan berhasil menangkap tersangka Yasir. Dari tangan para tersangka, polisi menyita barang bukti, HP merek Vivo 1811 warna hitam, HP Samsung Galaxy J5 Prime warna hitam, dan Samsung lipat warna putih, semuanya digunakan untuk berkomunikasi dengan calon PMI.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Mis dan Yasir dijerat Pasal 81 Subs Pasal 83 UU RI No 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Jo Pasal 55 dan 56 KUHPidana,” bebernya.

(Nor)

Berita sebelumyaSat Reskrim Polrestabes Medan Serahkan Tersangka Korupsi dan Barang Bukti ke JPU
Berita berikutnyaPLN Siagakan Unit Kerja Jadi Sentra Mitigasi dan Penanggulangan Bencana