Polresta Malang Kota Ringkus 5 Anggota Sindikat Narkoba, Seorang di Antaranya Oknum ASN

219

garudaonline – Surabaya | Satuan Reserse Narkoba Polresta Malang Kota berhasil menangkap lima anggota sindikat narkotika dan obat/bahan berbahaya (narkona).

Dari lima tersangka yang diamankan, seorang di antaranya merupakan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Malang Kota.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko didampingi Wakapolresta Malang Kota AKBP Totok Mulyanto menjelaskan, oknum ASN Malang Kota tersebut adalah AH.

“Peran AH ini sebagai pengguna. Saat ditangkap di rumahnya, di kawasan Blimbing, Kota Malang disita barang bukti sabu seberat 1,5 gram,” kata Kombes Gatot Repli Handoko, Minggu (28/3/2021).

Lebih lanjut Kombes Gatot Repli Handoko menerangkan, penangkapan lima anggota sindikat narkoba ini berawal dari ditangkapnya dua tersangka FN dan CR, di Jalan L.A Sucipto, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Keduanya ditangkap pada 24 Maret 2021 sekira pukul 22.30 WIB. Dari mereka disita barang bukti pil ekstasi.

Setelah mengamankan tersangka FN dan CR, polisi lantas melakukan pengembangan dan berhasil menangkap satu tersangka lagi dengan inisial VN.

VN dibekuk di daerah Kelurahan Penaggungan, Kecamatan Klojen, Kota Malang pada 25 Maret 2021, di daerah Kelurahan Penaggungan, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

“Hasil interogasi yang dilakukan anggota terhadap tersangka FN, bahwa dia mendapatkan inex (pil ekstasi) dari tersangka lain dengan inisial IL. Untuk menjerat tersangka IL ini, anggota berpura-pura membeli inex dengan menggunakan handphone FN.”

“Anggota yang menyamar membeli inex dari tangan IL, membuat janji bertemu di salah satu kamar hotel. IL meminta pembeli ini masuk ke kamar nomor 619, kemudian merubah nomor kamar 419. Saat anggota bersama tersangka FN mengetuk kamar hotel nomor 419, ternyata kamar itu ada tamu lain dan bukan tersangka IL yang diburu anggota.”

“Tersangka IL yang diburu ini tidak ada di kamar nomor 419, melainkan dia menempati kamar nomor 415. Selain itu sampai saat ini anggota juga memburu tersangka lain yang masih menjadi DPO atas nama Toni,” papar Kombes Gatot Repli Handoko.

Dari tangan para tersangka, lanjut Gatot, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti di antaranya, 4 paket sabu seberat 16,52 gram, 20 paket ganja seberat 39,23 gram, 1,5 butir inex dan satu handphone.

Pasal yang dikenakan kepada para tersangka, yakni Pasal 111 ayat (1), pasal 114 ayat (1), pasal 112 ayat (1) pasal 132 ayat (1), Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 5 sampai 20 tahun.

Untuk mempercepat proses pemeriksaan, para tersangka diserahkan pe Penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Jatim.

(wan)

Berita sebelumyaHMI Sumut Kutuk Keras Bom Bunuh Diri Depan Gereja Katedral Makassar
Berita berikutnyaBupati Langkat : “Saya Takut Allah SWT, Bukan Bandar Narkoba”