Pusat Pengembangan Infrastruktur PUPR Wilayah I Tinjau 5 Kelurahan di Medan Belawan

44
Kepala Pusat Pengembangan Infrastruktur PUPR Wilayah I Hari Suko Setiono didampingi Kadis PKP2RK Medan, Endar Sutan Lubis dan Camat Medan Belawan Subhan Fajri Harahap tinjau kawasan Belawan. (Ist)
Kepala Pusat Pengembangan Infrastruktur PUPR Wilayah I Hari Suko Setiono didampingi Kadis PKP2RK Medan, Endar Sutan Lubis dan Camat Medan Belawan Subhan Fajri Harahap tinjau kawasan Belawan. (Ist)

garudaonline – Medan l Pusat Pengembangan Infrastruktur Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Wilayah I Kementerian PUPR meninjau lapangan guna penyiapan Rencana dan Program Penanganan Terintegrasi Kawasan Belawan Kota Medan, termasuk upaya mengatasi kemiskinan ekstrim dan banjir rob.

Peninjauan yang berlangsung dua hari, Kamis (11/8/2022) dan Jumat (12/8/2022) ini, merupakan tindaklanjut Rapat Koordinasi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendi bersama Wali Kota Medan Bobby Nasution pada 28 Juli 2022 lalu.

Turun langsung dalam peninjauan lapangan ini Kepala Pusat Pengembangan Infrastruktur PUPR Wilayah I, Dr. Ir. Hari Suko Setiono, M.Eng., Sc. Didampingi Kadis Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataaan Ruang Kota (PKP2RK) Medan, Endar Sutan Lubis dan Camat Medan Belawan Subhan Fajri Harahap.

Berbagai hal menjadi perhatian tim dari Kementerian PUPR ini, diantaranya kondisi rumah warga, jalan lingkungan, drainase, persampahan, sanitasi, tanggul Sungai Deli dan persampahan. Di Kelurahan Belawan Bahari, tim meninjau kondisi rumahwarga, sanitasi, drainase, persampahan, tanggul Sungai Deli, dan kondisi sisi jalan tol.

Hari Suko Setiono mengatakan, dari peninjauan ini mereka dapat melihat secara langsung kondisi di lapangan, sehingga penyiapan rencana dan program Rencana dan Program Penanganan Terintegrasi Kawasan Belawan Kota Medan dapat dilaku dengan baik dan matang.

Dalam peninjauan ini, Hari Suko Setiono melihat permasalahan kekumuhan dan kemiskinan juga banjir rob.

“Yang kita lihat di sini, masalah kekumuhan, kemiskinan yang ada di kawasan Belawan. Kemudian kita lihat juga kondisi rob yang ada di sini,” sebutnya.

Hari Suko Setiono menyebutkan salah satu kelurahan, yakni Belawan Bahari. “Kita lihat di Belawan Bahari banyak rumah-rumah panggung. Kondisinya memang sering terjadi rob, sehingga lingkungannya menjadi tidak sehat. Itu yang dipikirkan bagaimana solusinya,” sebutnya.

Hasil peninjauan ini, lanjutnya, akan menjadi bahan untuk merancang dan merencanakan, baru kemudian dibuat tahapan-tahan dan selanjutnya dianggarkan.

“Kalau melihat kondisi di lapangan, masalah di Belawan ini memang harus diatasi,” ucapnya seraya mengatakan, program ini juga berkenaan dengan pengentasan kemiskinan ekstrim dan stunting. (Rel/DOD)

Berita sebelumyaAtasi Carut Marut Pupuk Subsidi, Ahmad Hadian : Rantai Distribusi Harus Dipangkas
Berita berikutnyaBobby Nasution Ajak GP Ansor Kolaborasi Wujudkan Medan Berkah Maju dan Kondusif