Putusan Inkracht, Kejari Medan Musnahkan Barang Bukti Hasil Pidana Senilai Rp 3,3 Miliar

181
Kajari Medan Teuku Rahmatsyah saat memusnahkan barang bukti

garudaonline – Medan | Barang bukti senilai Rp 3,3 miliar lebih hasil dari berbagai tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde) dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan di halaman kantor, Jalan Adinegoro, Jumat (19/11/2021).

Adapun barang bukti yang dimusnahkan antara lain berasal dari narkotika sebanyak 856 perkara dengan rincian sabu-sabu seberat 3.362 gram, ganja 2.199 gram, MDMA 470 gram, psikotropika 14 gram, nitrazepam 21 gram, klonazepam 9 gram dan erimin 10 gram.

Sedangkan barang bukti lain dalam tindak pidana Keamanan Negara dan Ketertiban Umum sebanyak 148 perkara yang terdiri dari perjudian, cabul, senjata tajam, perdagangan orang, perlindungan konsumen, ITE serta lambang negara.

Selanjutnya, perkara oharda 174 perkara yang terdiri dari pencurian, penipuan/penggelapan dan pembunuhan. Selain itu, ada juga barang bukti dari Tindak Pidana Khusus sebanyak 5 perkara terkait penjualan barang kena cukai yang tidak dilekati pita cukai.

“Pemusnahan dilakukan dengan dua cara yakni untuk narkoba jenis sabu dan ekstasi dimusnahkan dengan cara diblender, lalu limbahnya dibuang di tempat yang aman. Sedangkan lainnya dimusnahkan dengan cara dibakar sampai tidak dapat dipergunakan kembali,” ujar Kepala Kejari (Kajari) Medan, Teuku Rahmatsyah melalui Kasi Barang Bukti, Ida Mustika Napitupulu kepada wartawan.

Ida menyampaikan, bahwa kegiatan pemusnahan barang bukti ini merupakan salah satu upaya Kejari Medan dalam mendukung program pemerintah meminimalisir dan mengantisipasi maraknya peredaran narkotika.

Selain itu, hal ini juga demi terwujudnya penyelenggaraan negara yang transparan, efektif, efisien dan akuntabel serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Kegiatan pemusnahan barang bukti merupakan tindak lanjut tugas dan kewenangan jaksa selaku eksekutor dalam melaksanakan amar putusan pengadilan terkait barang bukti yang perkaranya telah memperoleh kekuatan hukum tetap,” pungkas Ida.

Pemusnahan barang bukti ini juga disaksikan oleh perwakilan lembaga lain. Antara lain Kapolrestabes Medan yang diwakili oleh Kasat Reskrim, Kompol M Firdaus, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Medan diwakili oleh Panmud Pidana Benyamin Tarigan, Kepala BNNP Sumut yang diwakilkan oleh Kasi Penyidikan P Pasaribu, Puslabfor Polri Polda Sumut yang diwakilkan oleh Panit Narkotika Ipda M Hafiz Ansari serta perwakilan dari BBPOM dan Dinas Kesehatan Medan.

(RD)

Berita sebelumyaProgram Rehabilitasi Narkoba, Jampidum Kejagung Beri Penghargaan Kepada Kejari Medan
Berita berikutnyaKasus Korupsi Pupuk Curah Rp 7,2 Miliar Segera Disidang