Pemain muda berbakat, Rafael Struick, kembali mendapatkan panggilan membela Tim Nasional Indonesia. Pemanggilan ini cukup mengejutkan mengingat minimnya menit bermain Struick bersama klubnya, Brisbane Roar, di tahun 2025.
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, memanggil 32 pemain untuk menghadapi dua laga krusial Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Tiongkok (5 Juni) di Jakarta dan Jepang (10 Juni) di kandang lawan. Sebelum pertandingan, tim akan menjalani pemusatan latihan di Bali.
Teka-teki Pemanggilan Rafael Struick
Struick, pemain berusia 22 tahun, hanya mencatatkan 40 menit bermain dalam tiga pertandingan bersama Brisbane Roar sejak Januari 2025. Fakta ini menimbulkan pertanyaan besar terkait keputusan Kluivert memanggilnya ke Timnas.
Padahal, ia merupakan pemain langganan Timnas Indonesia sejak era Shin Tae-yong. Namun, performa di level klub yang kurang memuaskan menjadi sorotan utama.
Perjalanan Karier Struick di Brisbane Roar
Struick bergabung dengan Brisbane Roar pada September 2024 dengan harapan mendapatkan lebih banyak menit bermain. Harapan tersebut sempat terwujud di awal kedatangannya.
Selama enam laga awal, Struick selalu bermain dan bahkan menjadi pemain inti dalam pertandingan melawan Macarthur pada 30 November 2024. Namun, segalanya berubah setelah ia membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2024.
Setelah kembali dari Piala AFF, menit bermain Struick menurun drastis. Ia hanya tampil tiga kali dan total waktu bermainnya hanya 40 menit.
Lebih memprihatinkan lagi, Struick bahkan sudah lama absen dari skuad utama Brisbane Roar. Terakhir kali ia masuk skuad adalah pada 15 Maret 2025 melawan Perth Glory, itupun hanya sebagai pemain pengganti dan tidak dimainkan.
Setelah pertandingan tersebut, Struick tidak lagi masuk skuad Brisbane Roar selama tujuh pertandingan berturut-turut. Kondisi ini semakin mempertegas minimnya menit bermain yang didapatnya.
Kualitas Struick yang Tetap Dipercaya
Meskipun minim menit bermain di level klub, Struick tetap menjadi andalan di Timnas Indonesia. Ia dinilai sebagai pemain yang bisa memberikan perbedaan di lapangan.
Kehilangan Ragnar Oratmangoen menjadi salah satu faktor yang mungkin membuat Kluivert tetap memanggil Struick. Ia masih menjadi salah satu opsi yang bisa diandalkan di lini depan Timnas.
Daftar pemain Timnas Indonesia yang dipanggil untuk laga melawan Tiongkok dan Jepang pun memperlihatkan nama Rafael Struick di antara para pemain lainnya.
- Kiper: Ernando Ari, Maarten Paes, Reza Arya, Emil Audero, Nadeo Argawinata
- Belakang: Justin Hubner, Mees Hilgers, Jay Idzes, Jordi Amat, Rizky Ridho
- Tengah: Thom Haye, Ricky Kambuaya, Marselino Ferdinan, Ivar Jenner, Joey Pelupessy, Nathan Tjoe-A-On
- Sayap Kanan: Yakob Sayuri, Kevin Diks, Sandy Walsh, Eliano Reijnders, Asnawi Mangkualam
- Sayap Kiri: Yance Sayuri, Shayne Pattynama, Calvin Verdonk, Pratama Arhan, Dean James
- Depan: Septian Bagaskara, Ramadhan Sananta, Stefano Lilipaly, Ole Romeny, Rafael Struick, Egy Maulana
Pemanggilan Struick menunjukkan bahwa pelatih mempertimbangkan faktor lain selain statistik klub semata. Keputusan ini tentunya akan menjadi sorotan dan menarik untuk dilihat dampaknya di lapangan.
Pertandingan melawan Tiongkok dan Jepang akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Struick dan Timnas Indonesia. Akankah minimnya menit bermain di klub berpengaruh terhadap performa di level internasional? Kita nantikan saja.

