Resmi! Persaja Cabang Medan Laporkan Alvin Lim ke Polrestabes Medan

84
Perwakilan Persaja Cabang Medan resmi membuat laporan Alvin Lim ke Polrestabes Medan. (Ist) 
Perwakilan Persaja Cabang Medan resmi membuat laporan Alvin Lim ke Polrestabes Medan. (Ist) 

garudaonline – Medan | Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja) Cabang Medan resmi melaporkan pengacara sekaligus Youtuber, Alvin Lim ke Polrestabes Medan terkait konten yang dibuatnya di channel Youtube “Jaya Inspirasi” dan “Quotien TV” dengan judul “Kejaksaan Sarang Mafia”.

Kasi Intel Kejari Medan, Simon mengatakan, bahwa perbuatan Alvin Lim tersebut telah menghina harkat dan martabat para jaksa dan institusi kejaksaan yang saat ini kinerjanya justru memperoleh apresiasi tinggi dari masyarakat.

“Terutama setelah kejaksaan berhasil membongkar kasus-kasus korupsi besar seperti Jiwasraya, Asabri dan PT Duta Palma yang merugikan negara ratusan triliun rupiah,” katanya, Senin (26/9/2022)

Untuk itu, secara khusus Kajari Medan, Wahyu Sabrudin memerintahkan agar Persaja Cabang Medan segera membuat laporan polisi atas perbuatan Alvin Lim tersebut sebagai bentuk perlawanan atas segala upaya yang menciderai marwah kejaksaan sebagai garda terdepan dalam penegakan hukum.

“Kejari Medan sendiri berhasil mengusut kasus korupsi dengan total nilai kerugian negara miliaran rupiah. Belum lagi pemulihan aset milik Pemkot Medan senilai ratusan miliar rupiah,” katanya.

Atas keberhasilan Kejari Medan tersebut, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan penghargaan di Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) dalam kategori perkara dengan kerugian negara terbesar berdasarkan hasil laporan auditor tahun 2021.

Alvin Liem dilaporkan yang tertuang dengan Nomor: STTLP/3029/IX/2022/SPKT/Polrestabes Medan/Polda Sumut dengan sangkaan Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) dan/atau Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45A ayat (2) dan/atau Pasal 14 ayat (1,2) dan/atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 156 dan/atau Pasal 310 KUHP Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). (RD)

Berita sebelumyaPolisi Gelar PAM Unjuk Rasa Terkait Permasalahan Agraria di DPRD Sumut
Berita berikutnyaPolrestabes Medan Kerahkan Personel Amankan Laga PSMS vs Semen Padang di Stadion Teladan