Pemain sayap PSIM Yogyakarta, Roken Tampubolon, dipastikan tidak akan memperkuat tim berjuluk Laskar Mataram pada musim depan. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh agennya, Aggy Eka Ressy, kepada Bola.com. Kontrak Roken dengan PSIM memang telah berakhir setelah kompetisi musim lalu.
Kepergian Roken tentu menjadi kabar yang mengejutkan bagi para pendukung PSIM. Kontribusi pemain berusia 26 tahun ini cukup signifikan bagi keberhasilan tim.
Roken Tampubolon Resmi Hengkang dari PSIM Yogyakarta
Agen Roken, Aggy Eka Ressy, menyatakan secara tegas bahwa kliennya tidak akan memperpanjang kontrak bersama PSIM Yogyakarta. Keputusan ini diambil setelah masa kontrak Roken berakhir.
Meskipun demikian, Aggy Eka Ressy juga memberikan sedikit bocoran mengenai pemain lain yang akan bergabung dengan PSIM di musim depan. Namun, ia masih merahasiakan identitas pemain tersebut.
Kontribusi Signifikan Roken di Liga 2 2024/2025
Meskipun hanya mencetak dua gol dan dua assist sepanjang musim, Roken Tampubolon menjadi sosok penting dalam perjalanan PSIM Yogyakarta meraih gelar juara Liga 2 2024/2025.
Dua gol krusial yang dicetaknya menjadi penentu kemenangan di laga-laga penting. Gol pertama membawa PSIM menang atas PSPS Pekanbaru di fase 8 besar, memastikan promosi ke Liga 1.
Gol keduanya tercipta di final melawan Bhayangkara FC, mengunci kemenangan PSIM dan gelar juara Liga 2. Roken kerap menjadi penentu kemenangan di laga-laga krusial.
Dari Cadangan Menjadi Pahlawan: Perjalanan Roken di PSIM
Di awal musim, Roken Tampubolon lebih banyak menghabiskan waktu di bangku cadangan di bawah arahan pelatih Seto Nurdiyantoro.
Namun, setelah Erwan Hendarwanto ditunjuk sebagai pelatih interim, Roken mendapatkan kesempatan bermain yang lebih banyak.
Dari sembilan penampilannya di Liga 2 musim lalu, tujuh di antaranya terjadi setelah Erwan Hendarwanto mengambil alih. Hal ini menunjukkan peningkatan performa dan kepercayaan diri Roken.
Roken Tampubolon bisa disebut sebagai supersub andalan PSIM. Meskipun jarang menjadi starter, ia selalu memberikan kontribusi maksimal ketika dimainkan.
Dengan postur 160 cm, ia membuktikan bahwa ukuran tubuh bukan halangan untuk menjadi pemain yang berpengaruh di lapangan. Ia menjadi contoh pemain yang gigih dan pantang menyerah.
Meskipun kepergian Roken Tampubolon meninggalkan kesedihan bagi pendukung PSIM, kontribusinya yang luar biasa akan selalu dikenang. Semoga ia sukses dalam kariernya selanjutnya.

