Rugikan Negara Rp 1,4 Miliar, Tersangka Korupsi di PD Pasar Kota Medan Ditahan

154
JPU Kejari Medan menerima tersangka Aidil Syofyan dan barang bukti dari Polda Sumut

garudaonline – Medan | Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan melakukan penahanan terhadap Kasubag Akuntansi dan Keuangan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Medan, Aidil Syofyan, Rabu (18/8/2021).

Hal itu dilakukan setelah tersangka kasus dugaan korupsi di Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Medan dari tahun 2015 hingga 2017 dengan kerugian negara senilai Rp 1.483.000.000,- ini dilimpahkan bersama barang bukti (tahap 2) dari penyidik Polda Sumut.

Kepala Kejari (Kajari) Medan, Teuku Rahmatsyah melalui Kasi Intelijen, Bondan Subrata didampingi Kasi Pidsus, Agus Kelana Putra menjelaskan, bahwa tersangka Aidil Syofyan diduga telah menerima setoran uang kontribusi sewa pedagang Pasar Induk Tuntungan secara gelondongan dari penyetor tanpa disertai rincian nama pedagang.

“Tersangka membuat tanda terima uang berupa kwitansi (bukan kwitansi resmi PD Pasar Kota Medan) yang diperuntukkan sebagai bukti pembayaran. Kemudian, penerimaan uang kontribusi sewa tersebut tidak langsung disetorkan oleh tersangka melainkan menyimpannya dalam brankas PD Pasar Kota Medan,” jelas Bondan.

Berdasarkan perhitungan terhadap Buku Kas Umum (BKU) PD Pasar Kota Medan Tahun 2015, 2016 dan 2017, uang kontribusi sewa Pasar Induk Lau Cih yang seharusnya Rp 9.462.713.500, namun hanya disetorkan Rp 7.865.000.000. Sehingga terdapat selisih sebesar Rp 1.483.000.000.

Selain dari tersangka tersebut, sejumlah barang bukti juga yang turut diterima diantaranya dokumen yang berkaitan dengan penanganan kasus tersebut.

“Perbuatan tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 ayat (1) jo Pasal 8 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana. Sebelumnya, tersangka tidak dilakukan penahanan selama proses penyidikan oleh penyidik.

“Namun, JPU telah melakukan penahanan terhadap tersangka dalam rangka penuntutan di Rutan Kelas I Labuhan Deli dalam kepentingan menyiapkan dakwaan supaya dilimpahkan perkaranya ke Pengadilan Tipikor Medan untuk segera disidangkan,” tandas mantan Kasi Pidum Kejari Sleman tersebut. (RD)

Berita sebelumyaPasca-bentrok OKP di Galang, Dua Orang Diamankan
Berita berikutnyaDua Kurir Sabu Dihukum 15 Tahun Penjara