Rumah Literasi Ranggi Bantu Masyarakat Giatkan Literasi

471
Dewan Perpustakaan ke Rumah Literasi Ranggi

garudaonline – Medan | Ketua Dewan Perpustakaan Sumatera Utara (Sumut) Prof Hasyim Purba mengungkapkan gagasan Ranggini membuat rumah literasi sangat baik sekali. Sebab akan berdampak positif bagi masyarakat, terutama masyarakat sekitar.

“Karena dari pengalaman, beberapa peminat literasi dengan bersahaja membantu masyarakat menggiatkan literasi,” tuturnya dalam kunjungan ke Rumah Literasi Ranggi, Kamis (21/10/2021).

Hasyim pun berharap kunjungan Dewan Perpustakaan ke Rumah Literasi Ranggi ini bisa mendorong desa-desa atau lorong lain memunculkan taman bacaan. Karena menurutnya, pembangunan manusia tergantung dari membaca.

“Makanya, yang seperti ini kita dukung penuh. Mohon pak kades di support, bukan hanya materil, namun juga moril,” jelas dia.

Dia berharap rumah literasi ini dapat berkembang lebih baik. Apalagi cukup banyak kegiatan yang telah hadir di Rumah Literasi Ranggi ini. Sehingga bisa berkembang menjadi karya yang bisa membanggakan masyarakat.

“Dewan Perpustakaan merupakan mitra pemerintah agar literasi dan fungsinya berkembang. Dan menjadi tanggung jawab Dewan Perpustakaan agar masyarakat Sumut cerdas,” urainya.

Pendiri Rumah Literasi Ranggi, Ranggini menuturkan rumah literasi yang dia buat pasca pensiun dari TVRI sudah berdiri selama 1 tahun. Namun, operasional kegiatan rumah literasi aktif sejak 6 bulan lalu. Puluhan anak hadir setiap harinya untuk mengikuti berbagai kegiatan. Termasuk belajar Bahasa Jerman, seni tari, puisi, bercerita dan lainnya.

“Untuk kegiatan hari ini, sebanyak 15 orang anak yang kita didik turut hadir. Mereka juga menyuguhkan aneka seni dalam pentas,” terang Ranggini.

Ranggini juga menyampaikan permintaan kepada Kepala Desa Sampali Ruslan yang hadir. Antara lain pengaspalan jalan menuju rumah literasi yang berada di Komplek PWI Sumut, Jalan PWI, Desa Sampali, Percut Sei Tuan, Deli Serdang ini. Sehingga dapat mendukung perkembangan literasi.

“Saya juga berupaya akan mengakomodir kegiatan di Rumah Literasi Ranggi. Dan kini kita juga punya banyak relawan dari komunitas,” tuturnya.

Sementara, Kepala Desa Sampali Ruslan mengaku sangat mendukung Rumah Literasi Ranggi ini. Dia berharap melalui rumah literasi ini, dapat menjadikan Desa Sampali menjadi Desa Literasi.

Terkait infrastruktur jalan yang masih belum mendukung menuju tempat belajar ini, Ruslan mengaku pembangunan sudah masuk dalam rancangan. Namun lantaran fokus sekarang ini kepada penanganan pandemi, maka pembangunan tertunda.
“Tapi mudah-mudahan tahun 2022 pembangunan bisa terlaksana,” jelasnya.

(Nor)

Berita sebelumyaPakan Kucing asal Sumut Diekspor ke Malaysia
Berita berikutnyaSeorang Pria di Sibolga Martil Wajah Pengganggu Istrinya