Safari Natal di HKBP Sei Agul, Bobby Nasution : Lindungi Keluarga Kita dari Narkoba

48
Bobby Nasution safari Natal di HKBP Sei Agul, Kecamatan Medan Barat. (Garudaonline/ist)
Bobby Nasution safari Natal di HKBP Sei Agul, Kecamatan Medan Barat. (Garudaonline/ist)

garudaonline – Medan l Safari Natal di Gereja HKBP Sei Agul  Jalan Gereja, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Minggu (4/12/2022), Wali Kota Medan Bobby Nasution mengajak ratusan jemaat yang hadir untuk menjauhi narkoba.

Selain menghancurkan masa depan generasi muda, barang haram itu juga menyebabkan  tingkat kriminalitas semakin tinggi. Diungkapkan Bobby Sumut merupakan pemakai narkoba tertinggi di Indonesia. Sedangkan pemakai narkoba tertinggi di Sumut, ungkapnya, yakni Kota Medan. Artinya, ibukota Provinsi Sumut ini merupakan kota tertinggi pemakai narkoba di Indonesia.

“Melalui momentum Safari Natal ini, saya mengajak kita semua yang hadir di tempat ini untuk bersama-sama memerangi narkoba. Itu harus kita mulai dari keluarga kita sehingga narkoba nantinya hilang dari Kota Medan. Dengan demikian kebaikan selalu datang di kota yang kita cintai bersama ini,” harapnya.

Di hadapan Pendeta HKBP Sei Agul Resort Medan IV Pdt Tumpal Willy Rumapea, Kakan Kemenag Kota Medan Impun Siregar, pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan serta para pendeta dan sinatua Gereja HKBP Sei Agul Resort Medan IV, Bobby Nasution mengingatkan akan bencana alam yang menimpa sejumlah wilayah di Indonesia.

Oleh karenanya, Bobby mengajak seluruh jemaat yang hadir untuk senantiasa mengikuti segala kebaikan yang diajarkan agama serta menjauhi segala yang dilarang. Di samping itu, imbuhnya, harus selalu bersyukur dengan apa yang telah diberikan Tuhan Yang Maha Esa serta selalu merefleksi diri untuk menjadi yang lebih baik.

“Dengan selalu melakukan kebaikan dan menjauhi yang dilarang agama, semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu melindungi Kota Medan dari segala bentuk bencana,” harapnya.

Sebelumnya dalam Safari Natal tersebut, Bobby Nasution memberikan bantuan renovasi gereja sebesar Rp.50 juta, bantuan sosial Natal Rp.10 juta dan buku bacaan. Kemudian, pemberian akte kelahiran dan akte Pernikahan, akte koperasi gereja serta satu unit container box untuk berjualan kopi. (DOD/Rel)

Berita sebelumyaKapolrestabes Medan Lepas Personel Satgas Medan Kondusif
Berita berikutnyaBanjir Terus Terjadi Tanpa Partisipasi Masyarakat