Satnarkoba Polres Labuhanbatu Tangkap Bandar Sabu di Panai Hulu

205
Personel Satnarkoba Polres Labuhanbatu merilis tersangka dan barang bukti

garudaonline – Rantauprapat | Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu, Sumatera Utara berhasil menangkap seorang terduga bandar sabu di Dusun Amal, Desa Tanjung Sarang Elang, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu.

Saat penangkapan, sempat terjadi perlawanan dari pihak keluarga tersangka dan warga sekitar. Polisi yang datang dihadang bahkan ada yang melakukan pelemparan. Namun setelah diberi penjelasan, warga akhirnya bisa mengerti.

“Tersangka yang kita amankan berinisial RNH (35). Ia memang sudah menjadi target operasi kami,” kata Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan, S.I.K., M.H melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu, S.H., M.H, Minggu (17/10/2021).

Lebih lanjut didampingi Kanit Idik I Ipda Sarwedi Manurung, mantan Kasat Narkoba Polres Serdang Bedagai ini menjelaskan bahwa penangkapan tersangka RNH merupakan hasil pengembangan dari tersangka MK alias Biru (31) tahun warga Tanjung Haloban Negeri Lama yang ditangkap dengan cara undercover buy di Simpang Jawi-jawi, Desa Selat Besar, Panai Hulu.

Dari penangkapan itu disita barang bukti narkotika jenis sabu seberat 5,66 bruto, uang Rp 1.550.000, 5 unit HP dan 1 unit sepeda motor RX King.

“Setelah kedua tersangka berhasil diamankan selanjutnya selama 5 hari dilakukan pengembangan ke wilayah Medan dan Tanjung Balai. Dan tadi malam, telah kembali namun tidak berhasil dikembangkan diduga informasi telah bocor.”

“Dari hasil keterangan RNH, ia mengaku sudah 2 tahun lebih terlibat dalam peredaran narkoba dengan keuntungan setiap hari Rp 600.000 hingga Rp 1.000.000 dan mengakui bahwa MK als Biru adalah merupakan salah satu kaki tangannya.”

“Terhadap kedua tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 114 Sub 112 YO 132 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” papar Martualesi.

(wan)

Berita sebelumyaMahasiswi asal Medan Gagas Pengeboran Lepas Pantai Ramah Lingkungan
Berita berikutnyaGagal di PON Papua, Ketua DPRDSU : KONI Sumut Harus Evaluasi Menyeluruh