Sekda Indra Salahuddin : Pungli Merusak Sendi Kehidupan Masyarakat

181
Saber Pungli

garudaonline-Langkat | Sosialisasi pencegahan pungli pada pelayanan publik digelar Tim Satgas Saber Pungli Kabupaten Langkat, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Kamis (12/8/2021).

Sosialisasi dibuka Bupati Langkat Terbit Rencana PA, melalui Sekda Kabupaten Langkat dr H Indra Salahudin.

Sekda menegaskan, praktik pungutan liar tindakan merusak sendi kehidupan masyarakat, sehingga perlu upaya pemberantasan secara tegas, terpadu, efektif dan efisien.

“Dan yang terpenting mampu menimbulkan efek jera bagi para pelaku pungli,” pinta Sekda Indra Salahuddin.

Sekda juga minta agar Satgas Saber Pungli Langkat pada pelaksanaan tugasnya mengedepankan upaya pencegahan pungli dengan melakukan kegiatan sosialisasi.

Yaitu, berkaitan dengan pelayanan publik, preventif dan menindak tegas oknum aparat dan masyarakat yang terlibat pungli.

“Oknum aparat dan masyarakat terlibat pungli harus ditindak tegas,” tegas Sekda Indra Salahuddin.

Sementara, Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok selaku Ketua Satgas Saber Pungli Langkat, melalui Wakapolres Langkat AKBP Hairil Sani.

Ia menyampaikan, pemberantasan pungli guna menindaklanjuti Perpres RI No 87 Tahun 2021, tentang tugas sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli).

Dan, Surat Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan No B.162/Menko/Polhukam/HK04/10/2016/31 Oktober 2016, hal pembentukan unit pemberantasan pungutan liar tingkat provinsi dan kabupaten.

Maka dibentuklah Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar Kabupaten Langkat ditetapkan dengan Keputusan Bupati Langkat No:300.05-01/K/2017 yang mempunyai fungsi intelijen, pencegahan, penindakan dan yustisi terhadap seluruh praktik yang termasuk dalam kategori pungli.

Hal ini sebagai perwujudan komitmen pemerintah untuk meningkatkan integritas pelayanan publik berkualitas, cepat, sederhana, transparansi dan akuntabel.

“Adanya Satgas Saber Pungli Langkat, maka kapan, di mana dan mengapa pungli terjadi dapat segera terdeteksi dan teridentifikasi,” sebutnya.

Selanjutnya, Inspektur H Amril menyampaikan, maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini, untuk memberikan pemahaman dan kesadaran tinggi terhadap aparatur pemerintahan, untuk tidak melakukan pungli terutama pada sektor pelayanan publik.

Kegiatan sosialisasi ini, kata Amril, dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu pada 12 Agustus 2021 dan 19 Agustus 2021 di Ruang Pola Kantor Bupati Kabupaten Langkat.

Turut hadir Plt Asisten I Pemerintahan Basrah Pardomuan, Kabag Umum dan Perlengkapan Eka Syahputra Depari, Kajari Stabat, para pimpinan perangkat daerah, Camat se-Langkat.

Kepala Kantor Pertanahan Langkat, Kodim 0203/Langkat, Kepala UPT Samsat Langkat, Kepala RS Tanjung Pura, Kepala BPJS, Direktur PDAM Tirta Wampu, Kepala Bank Sumut Cabang Stabat.(SLM)

Berita sebelumyaHitungan Jam, Polres Asahan Berhasil Ringkus Wanita Pembuang Bayi
Berita berikutnyaEnam Ranperda Pemkab dan Inisiatif DRPD Langkat Diparipurnakan