Sepekan, Polres Labuhanbatu Tangkap 6 Pengedar Narkoba dan Sita 100,80 Gram Sabu

218
Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Martualesi Sitepu, S.H., M.H (2 dari kanan) merilis ke-6 tersangka pengedar sabu berikut barang buktinya

garudaonline – Rantauprapat | Dalam waktu sepekan, Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu, Sumatera Utara berhasil menangkap 6 pengedar narkoba.

Dari penangkapan itu, disita barang bukti narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 100,80 gram.

Demikian dikatakan Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti, S,I.K melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu, S.H., M.H, Senin (6/11/2021).

Adapun ke-6 tersangka tersebut adalah, BDS alias Boby (24). Boby ditangkap pada Selasa (30/11/2021) sekira pukul 17.00 WIB, di Jalan WR Supratman Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara.

“Dari tersangka Boby ini disita barang bukti 6,20 gram bruto. Setelah mengamankan Boby, lalu dikembangkan dan berhasil ditangkap AAN alias Arman (25) bersama WTS alias Topan (23).”

“Kedua tersangka Arman dan Topan ditangkap pada Selasa (30/11/2021) sekira pukul 21.00 WIB, di Jalan Ahmad Yani, Rantauprapat. Dari mereka disita barang bukti sabu seberat 60,18 gram bruto,” papar Martualesi.

Dikatakan, tersangka Topan merupakan adik kandung dari tersangka Boby. Selanjutnya dari penangkapan tersangka Arman dan Topan dikembangkan ke Gunungtua, Desa Bajak, Kecamatan Portibi, Kabupaten Palas.

Hasil pengembangan, Rabu (1/12/2021) sekira pkl 05.00 WIB berhasil ditangkap seorang tersangka lagi berinisial SH alias Sutan (26).

“Peran Sutan ini penghubung dengan jaringan yang ada di luar Kota Rantauprapat, dimana menurut ke-4 tersangka ini terobsesi mengedarkan sabu karena tergiur dengan sepak terjang Man Batak,” ucap Martualesi.

Di hari yang sama, personel Sat Narkoba Polres Labuhanbatu juga menangkap seorang pengedar sabu di Desa Perlabian, Kampung Rakyat. Dari tersangka DP alias Dimas (21) disita barang bukti sabu 28,42 gram.

Selanjutnya pada Kamis (2/12/2021) sekira pukul 18.20 WIB dari Labura, tepatnya di Perkebunan PT Smart Padang Halaban ditangkap seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial SN alias Ningsih (44).

Ningsih ditangkap saat mengendarai sepeda motor. Darinya disita sabu seberat 6,10 gram.

Terhadap ke-6 tersangka dijerat Pasal 114 Sub 112 (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

(IK)

Berita sebelumyaBobby Nasution Bakal Galakkan Razia Sopir Angkutan Umum
Berita berikutnyaBupati Surya Dukung Program Kerja DHC BPK 45 Kabupaten Asahan