Solat Ied dan Zakat Fitrah Selama Masa Pandemi Covid-19, Simak Penjelasannya..!!

152

garudaonline – Medan l Waka Polda Sumut Brigjen Pol. Dr. Dadang Hartanto membuka zoom meeting dalam rangka Giat Takbiran, Solat Idul Fitri, dan Zakat Fitrah 1442 H pada masa pandemi Covid-19. 

Kegiatan zoom meeting ini bertempat di Aula Catur Prasetya Mapolda Sumut, Senin (10/5/2021) yang turut dihadiri Dir Binmas Polda Sumut, Kamenag Prov.Sumut, Ketua MUI  Prov.Sumut, Ketua DMI  Sumut, Kapolres sejajaran Polda Sumut, para Ketua Kemenag, MUI Kab/Kota dan para perwira Dit Binmas Polda Sumut.

Wakapolda Sumut dalam kesempatan tersebut mengatakan kegiatan zoom meeting ini sangat perlu dilaksanakan  karena meningkatnya kasus Covid-19 apalagi diprediksi momen Hari Raya Idul Fitri 1442 H bila tidak ditangani secara bersungguh sunguh akan terjadi peningkatan kasus Covid 19 dan kasus kematian.

Hal ini tentunya perlunya pengaturan kegiatan-kegiatan pada saat solat Idul Fitri berdasarkan Zona sesuai Instruksi Mendagri Nomor 3/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Bagaimana cara kita menindak lanjuti agar tidak menimbulkan klaster-klaster baru pada momen Hari Raya Idul Fitri 1442 H ini. Kepada masing- masing KA Wilayah agar mengetahui zona wilayahnya masing-masing,” ucap Wakapolda Sumut.

Dir Binmas Polda Sumut juga menyampaikan bahwa Polri sudah melaksanakan tugas-tugas pre-emtif dalam melaksanakan sosialisasi  tentang pendisiplinan protokol kesehatan Covid-19.

Terkait pembayaran zakat fitrah, Dir Binms Polda Sumut meminta jangan ada pengumpulan massa. Lebih baik pengumpulan zakat dapat dilakukan dengan penjemputan dari rumah ke rumah untuk menghindari penularan Covid-19.

Sementara itu Kamenag menuturkan jajaran Kamenag akan menyampaikan kembali tentang menyampaikan/sosialisasi Prokes Covid-19 di setiap masjid untuk syaf diluruskan bukan dirapatkan.

“Kami juga telah memberikan himbauan dari Menteri Agama dalam rangka menghadapi Hari Raya Idul Fitri sampai dengan kecamatan maupun desa. Himbauan melalui surat edaran juga sudah disampaikan kepada toga/tomas dan masyarakat,” ucapnya.

“Bagi zona merah dan oranye solat Ied dilarang di lapangan maupun masjid melainkan dilaksanakan di rumah saja. Sedangkan zona kuning dan hijau boleh menggelar solat Ied dengan mempedomani prokes Covid-19,” lanjutnya.

Sedangkan Ketua MUI Sumut turut menyampaikan bahwa telah disosialisasikan edaran Mentri agama Nomor 3,4 dan 7 tahun 2021 tentang takbiran tidak dilakukan dilapangan lapangan namun dimasjid boleh sampai batas pukul 10.00 Wib. (DED)

Berita sebelumyaDua Kapal Asing di Selat Malaka Ditangkap
Berita berikutnyaBupati Asahan Pastikan Pos Penyekatan Jaga Masyarakat dari Covid-19