Sudah 16.592 Orang Disuntik Vaksin Dinas Kesehatan Langkat

166
Bupati Langkat Terbit Rencana PA saat pemeriksaan tensi darah sebelum vaksin tahap II

garudaonline-Langkat | Bupati Langkat Terbit Rencana PA, kembali divaksin dosis kedua di Jentera Malay Rumdis Bupati Langkat, Stabat, Kamis (1/4/2021).

Penyuntikan vaksin dilakukan Jubir Covid 19 Langkat, dr Azhar Zulkifly. Diikuti Sekdakab Langkat dr H Indra Salahudin, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, para Kepala Perangkat Daerah Pemkab Langkat serta sejumah tokoh agama dan masyarakat Langkat, lainnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Langkat mengucapkan terima kasih kepada tenaga kesehatan (Nakes) Dinas Kesehatan Langkat. Sudah bekerja keras, menyukseskan vaksinasi di Langkat.

“Terima kasih Nakes Langkat, atas kerja kerasnya,”ungkap bupati seraya juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Langkat, yang sudah mendaftarkan diri dan mengikuti tahapan vaksinasi dengan baik.

“Allhamdulilah, masyarakat Langkat sudah banyak mengikuti vaksinasi dengan tertib,”ujarnya.

Bagi yang belum, bupati mengimbau, agar segera melaporkan dan mendaftarkan diri, di instansi terkait. Ia sangat berharap, seluruh komponen masyarakat Langkat, ikut menyukseskan program vaksinasi covid 19 pemerintah pusat, sesuai intruksi Presiden Joko Widodo.

“Vaksinasi ini, untuk memutus penyebaran covid 19. Ayo kita sukseskan,”ajaknya sembari menginstrusikan, agar masyarakat Langkat tetap mengikuti protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah, meski sudah divaksin.

Sementara ituJubir Covid 19 Azhar Zulkifli menjelaskan, Pemkab Langkat telah melaksanakan vaksinasi tahap I dan tahap dua II, dengan total sudah divaksin 16.592 orang.

Vaksin tahap I untuk Nakes, unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat Langkat, total sebanyak 3.983 orang. Mereka juga sudah divaksin dosis pertama dan kedua.

Sementara untuk vaksinasi tahap II, sebanyak 12.609 orang yang sudah divaksin, termasuk didalamnya Bupati Langkat, para pejabat Pemkab Langkat, ASN, TNI Polri, tokoh agama dan, serta sebagian masyarakat Langkat.

“Vaksinasi tahap II ini, baru 68 orang yang sudah sampai dosis kedua. Selebihnya, masih vaksin dosis pertama. Mereka akan divaksin dosis kedua mengikuti jadwal selanjutnya,”ungkapnya.

Selanjutnya, dr Juliana menjelaskan, vaksinasi diberikan dua dosis atau dua tahap kepada setiap orang. Sebab, inkubasi vaksin pertama, hanya membentuk 50 persen anti bodi. Jadi vaksinasi tahap dua, untuk membentuk anti bodinya 100 persen.

Hal ini dikarenakan, suntikan dosis pertama hanya mengaktifkan dua jenis sel darah putih, yakni sel B plasma dan sel T. Sel B plasma fokus membentuk antibody. Sedangkan untuk sel T secara khusus dirancang untuk mengidentifikasi patogen tertentu dan membubuhnya.

“Jadi diperlukan suntikan dua dosis, untuk memaparkan kembali molekul antigen pada patogen virus. Guna memicu sistem kekebalan dan meningkatkan kekuatan respons imun yang sebelumnya sudah terbentuk,” terangnya.(SLM)

Berita sebelumyaDua Anggota Satlantas Polres Langkat Bagi Nasi Bungkus Viral di Medsos
Berita berikutnyaPLTBg Mandoge Bakal Perkuat Kelistrikan Sumut