Tanggul PT Hilon dan PT Gea Jebol, Desa Patumbak Diterjang Banjir

84
Patumbak banjir akibat jebolnya tanggul dan curah hujan tinggi. (Garudaonline/ist)
Patumbak banjir akibat jebolnya tanggul dan curah hujan tinggi. (Garudaonline/ist)

garudaonline – Medan l Curah hujan tinggi mengakibatkan volume air di tanggul PT Hilon dan PT Gea di Kecamatan Sibiru-biru yang berbatasan dengan Desa Patumbak I dan Desa Lantasan Baru Patumbak jebol, Senin (21/11/2022).

Akibatnya air meluap dan merendam puluhan rumah di dua desa tersebut. Personel Polsek Patumbak dipimpin Kapolsek Kompol Faidhir Chaniago langsung turun ke TKP membantu warga.

Kompol Faidhir Chaniago menyebutkan bencana banjir diakibatkan tingginya curah hujan yang turun mulai sore hari ditambah jebolnya tanggul dari PT Hilon dan PT GEA di kecamatan Sibiru – biru yang berbatasan dengan Desa Patumbak I dan Desa Lantasan Baru.

Sehingga kata Faidhir, mengakibatkan air meluap dan meremdam 24 rumah yang berada di Perumahan Podomoro Desa Patumbak I dan 60 Rumah di Desa Lantasan Lama di Dusun II dan Dusun III. Tinggi air mencapai 40 cm.

“Sebagian dari masyarakat Patumbak I dan masyarakat Lantasan Baru ada yang mendatangi PT Hilon dan PT GEA dan bergabung dengan masyarakat Sibiru – biru untuk menyampaikan aspirasi keberatan atas jebolnya tanggul. Namun setelah dilakukan pertemuan ditemui kesepakatan. Mediasi besok (Selasa) antara masyarakat yangkeberatan dengan pihak perusahaan yang akan dilaksanakan oleh Muspika Sibiru – biru,” ujar Faidhir.

Faidhir melaporkan sampai saat ini masyrakat Patumbak I dan masyarakat Lantasan Baru yang mengalami bencana banjir tidak ada yang mengungsi tetap bertahan di rumah masing – masing dan air sudah mulai surut. (DOD)

Berita sebelumyaHari Ketiga Perubahan Arus Lalu Lintas di 13 Titik Berlangsung Lancar
Berita berikutnyaPLN Terapkan Teknologi Tercanggih di Sistem Gardu Induk